Ketua UKIKT hadiri Peringatan Independence Day USA se-Intim

MANADO [KADNET] – Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur bersama sejumlah tokoh agama, tokoh masyarkat, pengusaha dan akademisi se Indonesia Timur diundang secara khusus oleh pemerintah Amerika Serikat untuk memperingati hari kemerdekaatn ke 237 negara itu yang dilaksanakan di Lantai 11 Hotel Sintesa Peninsula, Gunung Wenang Manado.

Acara yang baru pertama kali digelar di luar Jawa itu berlangsung cukup meriah disertai pengamanan yang berlapis-lapis, baik dari pemerintah AS sendiri, maupun dari unsur pemerintah RI, kepolisian daerah maupun pihak hotel sendiri.

Ketua Uni, Pdt. Noldy Sakul, MA termasuk di antara tamu yang diterima lebih awal oleh tuan acara, Konsul Jendral AS di Surabaya, Joaquin Monseratte bersama isteri Michaela.

Berbarengan dengan Ketua Uni, terlihat Rektor Universitas Nusantara, Lucky Mangkey yang juga pengurus Kadnet dan BAIT Ministry. Setelah keduanya berturut-turut gubernur Sulawesi Utara bersama isteri jajaran, unsur pimpinan daerah Sulawesi Utara, para pemimpin agama lainnya serta pengusaha dari belahan Indonesia Timur diterima dengan sambutan yang hangat.  Ketua UKIKT dan Rektor UN yang juga sebagai anggota GMAHK ini mendapat tempat duduk terhormat di meja kedua sesudah gubernur dan konjen Amerika. Menurut Michael Umbas, juru bicara gubernur Sulut bahwa pimpinan agama direkomendasi oleh gubernur untuk bisa hadir jadi orang dekat gubernur tentu, namun untuk rektor itu dari Konsul Jendral AS Di Surabaya yang pilih demikian pungkasnya.

Saat berjabat tangan, Pdt Noldy, sapaan akrab Sakul terlihat berbincang ramah dengan Monseratte dengan muka yang ramah dan nada yang penuh semangat. “Sudah beberapa kali ke Amerika dan lancar,” aku Pdt Noldy disambut hangat Monseratte yang juga lancar berbahasa Indonesia.  Rektor UN, sendiri mendapat sambutan dari Konsul Jendral dengan memberikan pujian khusus bagi Universitas Nusantara beserta civitas akademika dan Ibu Michaela memberikan doa restu “ Semoga UN tetap jaya dan terus menjadi universitas yang besar di indonesia.

Dalam sambutannya, Konjen Monseratte mengisahkan bahwa proyek nasional Amerika yang dimulai di tahun 1776 ini merupakan cerminan sejati dari niat George Washington dan Bpk.  Pendiri bangsa Amerika lainnya dalam memandu sebuah bangsa yang terdiri dari banyak unsur. “Logo berbahasa latin “E Pluribus Unum” – yang berarti dari banyak menjadi satu- yang anda lihat di lambang negara kami, adalah bagian dari DNA

kami saat ini sebagai sebuah bangsa.

Dari sejak awal berdiri kami adalah negara yang terdiri dari banyak bangsa, banyak negara, dari banyak orang dari seluruh dunia dan banyak bangsa dan agama,” terang Monseratte. Dirinya menambahkan bahwa negaranya terbiasa dengan opini dan keyakinan politik yang berbeda, tradisi keluarga dan masakah yang berbeda. “Kami menyiapkan cukup tempat untuk semua orang yang datang.”

Gubernur Sulawesi Utara juga menyatakan kebanggaannya bahwa Sulawesi Utara bisa dipilih untuk perayaan Kemerdekaan AS kali ini serta menyatakan terima kasih atas perhatian Konjen di Surabaya dalam pengurusan visa untuk pemerintah dan masyarakat di daerah ini dalam berbagai kunjungan ke AS. “Mulai sekarang pengurusan visa tidak sulit lagi” ungkap SHS, sapaan akrab gubernur.
Usai mendengar lagu kebangsaan Indonesia dan Amerika serta sambutan Konsul dan gubernur, para tamu melakukan sulang lalu menikmati sajian yang dipersiapkan dengan apik sambil menikmati pemandangan sore hari kota Manado yang terlihat jelas dari puncak hotel di gunung Wenang itu.
Lucky Mangkey, mengaku bahwa sebagai salah seorang rektor di perguruan tinggi di Sulut dirinya sudah mendapatkan undangan dari pihak Kedutaan AS di Jakarta sekitar sebulan sebelumnya.

 “Sudah dikonfirmasi (kehadiran-red) sejak sebulan yang lalu,” ungkapnya.  Menurut informasi dari Ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Sulut dan Gorontalo Drs. Yan Polii, M.S bahwa tidak semua rektor dan direktur perguruan tinggi yang diundang termasuk dirinya.
Kedatangan Monserrate juga membawa sejumlah program kerjasama di antara kedua Negara, khususnya antara AS dengan Sulawesi Utara, termasuk perhatian terhadap bencana banjir yang sering terjadi di ibukota provinsi Sulawesi Utara dan penanganan lingkungan. AS juga sudah memproklamirkan sejumlah bantuan pendidikan di Sulawesi Utara yakni program

 ”YES” bagi seratus orang lulusan SMA se Indonesia untuk bisa mengikuti penukaran pelajar selama setahun di Amerika Serikat dan dibiayai dan nanti adapula orang Amerika yang datang ke Indonesia serta “Peace Corps”. Jadi, terbuka kesempatan bagi masyarakat Sulut yang ingin bergabung dalam program dengan pemerintah AS.

 Diakhir acara, Rektor UN mengambil waktu khusus untuk memperkenalkan UN lebih dekat kepada Konsul Jendral Amerika  dan saling tukar kartu nama. Rektor bermohon agar mahasiswa maupun dosen yang akan diupgrade ke Amerika kiranya bisa dipermudah untuk mendapatkan izin tinggal untuk belajar di negeri Paman Sam itu. Konsul Jendral sangat mengapresiasi akan permintaan rektor UN, mudah-mudahan bisa terealisasi demikian harapan rektor UN sampil foto bersama dan pamitan pulang

http://www.kadnet.org/web/index.php?option=com_content&view=article&id=4399&catid=36&Itemid=50

——————————————————————————–
.

Rizky Angkat Bentor Jadi Maskot Kotamobagu

SAURAMANADO, Kotamobagu : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Rizal Manoppo dan Lucky Mangkey(Rizky) usungan 14 partai gabungan non seat sudah memiliki berbagai program yang berbasis masyarakat. Saat ditanya mengenai rencana mereka untuk menata kendaraan andalam kota Kotamobagu, bentor rupanya pasangan ini visi yang jauh ke depan, menjadikan kota nenas tersebut sebagai kota bentor pertama di dunia.

“Kami akan mewujudkan Kotamobagu menjadi kota Bentor pertama di dunia”, ujar Lucky Mangkey. Menurutnya, bila terpilih nanti, pasangan Rizky berkomitmen membangun jalur koridor khusus bentor.

Meski belum melewati tes kesehatan namun pasangan Rizky optimis akan lolos menjadi salah satu kontestan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013–2018.

“Intinya, kita tinggal menunggu juga hasil pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu. Tapi kami yakin, akan bisa tampil dan bertarung dengan kandidat-kandidat lain”, katanya.

Sebelumnya hal senada dikatakan Rizal Manoppo, saat dihubungi via selulernya. Dia menyebutkan, meski belum sempat mengikuti tes kesehatan, namun khusus untuk pasangan Rizky mendapatkan toleransi dari KPU dalam melakukan tes kesehatan. “Pargab mendapat toleransi, tes kesehatan kandidat nanti menyusul. Karena, ada pergantian pasangan calon”, tandasnya. Sebelumnya, pasangan Tamang (Toan Tongkasi dan Lucky Mangkey) diganti oleh Pargab dengan pasangan Rizky (Rizal Manoppo dan Lucky Mangkey). /eg

 

Mangkey Kritik Pilkada Ajang Politik Transaksional

Sambutan Rektor UN Manado Lucky Mangkey, SE,M.Kom Pada Acara Wisuda Angkatan XIV

SUARAMANADO, Kotamobagu : Tujuan demokrasi politik adalah kesejahteraan. Sayangnya faktanya hal ini seperti jauh panggang dari api, kekuasaan politik berbanding terbalik dengan kesejahteraan rakyat.

 

Hal ini yang diungkap oleh Lucky Mangkey, M. Kom kepada SUARAMANADO.com usai mendaftarkan diri sebagai Calon Wakil Walikota dari partai gabungan non seat (tanpa kursi).

Keterpanggilan dirinya untuk maju dalam pentas kontestasi politik di Kotamobagu karena selama ini melihat adanya anomali politik dalam proses demokrasi. Hal ini, menurutnya sebetulnya sangat disadari oleh semua masyarakat. Acapkali berganti pemimpin, setiap kali itu pula rakyat hanya menjadi korban janji muluk para elit politik.

“Lihat saja bagaimana money politik dipraktekan secara kasat mata di panggung demokrasi kita. Bukan malu, takut atau rasa bersalah, malah para elit dan masyarakat sudah menjadikan money politik sebagai nilai positif (etis, red) dalam proses berpolitik”,ujar rektor Universitas Nusantara ini.

Keanehan seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan. dan rakyat yang terus menjadi korban harus diadvokasi agar jangan berselingkuh dengan proses pembodohan ala elit politik yang hanya menakar suara rakyat dengan sejumlah uang puluhan dan ratusan ribu.

“Bagi saya, politik tetaplah cara terbaik untuk mencapai kekuasaan, tapi politik transaksional akan menemukan ajalnya asalkan rakyat bisa melek politik”,tandas ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer (APTIKOM) SULUT.

Karena itu, bagi Mangkey, meski mengerti bahwa pertarungan di kontestasi politik Kota Kotamobagu alot, namun dirinya optimis dia dan pasangannya, Toan Tongkasi akan mampu memenangkan hati rakyat dan menjadi tonggak bagi peneggakan demokrasi yang sebenarnya. (fer)

Mailangkay: perlu pembenahan dan perbaikan dalam pertanggungjawaban DPRD sebagai wakil rakyat

SUARAMANADO, Manado SULUT: Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) belum optimal baik secara formal maupun materil. Hal ini diungkapkan anggota legislatif DPRD SULUT, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Senat Terbuka Universitas Nusantara, Senin (11/3) kemarin yang berlangsung di Manado Grand Palace Hall.

Wisuda UN Manado Angkatan XIV Tahun 2013

Menurut Mailangkay yang juga calon anggota DPR RI tahun 2014 ini, hal ini disebabkan antara lain substansi hukum dalam peraturan perundang-undangan yang tidak mendukung optimalisasi pelaksanaan fungsi-fungsi DPRD dan belum adanya Standar Ukurang Kinerja, Rencana Strategis dan Rencana Kerja Tahunan DPRD; belum adanya sebuah Badan Akuntabilitas dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD dan belum ada suatu mekanisme pertanggungjawaban DPRD kepada rakyat.

Secara materiil, menurut Mailangkay, anggota DPRD belum optimal dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya antara lain disebabkan oleh reduksi peran anggota DPRD oleh intervensi Partai Politik yang tidak didasari pada kepentingan rakyat dan penyusunan tata tertib dan kode etik yang relatif lambat. Selain itu, faktor Badan Kehormatan DPRD dianggap belum independen dan eksternal serta pola hubungan antara DPRD dan rakyat belum ideal.

Victor menyarankan seyogyanya dilakukan perbaikan dan pembenahan dalam pertanggungjawaban DPRD sebagai wakil rakyat baik secara formal atau kelembagaan maupun secara materil atau personal sehingga DPRD dapat optimal dalam meperoleh legitimasi dari rakyat antara lin dengan melakukan perubahan terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan DPRD dan partai politik yang memuat mekanisme fit and proper test dalam penjaringan bakal calon anggota DPRD yang dilakukan oleh suatu LEmbaga Independen dan Non Partisan serta pembentukan Badan Akuntabilitas, Badan Kehormatan yang independen.

Anggota DPRD Provinsi SUlawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH.

Dalam sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Rektor UN, Lucky Mangkey tersebut, hadir mewakili gubernur sebagai Ketua Dewan Penyantun, Drs. Star Wowor MSi sebagai kepada DInas PEndidikan Nasional Sulawesi Utara, Plt Sekretaris Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Dr. Ibrahim Zaman, ME, Ketua APTSI Sulawesi Utara, Drs. Yan Polii, MS, Ketua Yayasan Bakti Nusantara, Drs. Teddy Manueke MM, para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Sulawesi Utara serta para civitas akademika Universitas Nusantara.

Pasangan RIZKY Siap Roketkan Kotamobagu

Acara Forum Rektor Indonesia di Semarang

SUARAMANADO, Kotamobagu : Proses pemilihan Walikota Kotamobagu yang sudah bergulir tampaknya mulai memasuki tahap yang sangat menegangkan. Sejumlah tim sukses dari pasangan calon gencar berkampanye.

Sejumlah strategi, baik yang sifatnya charity (amal), iklan koran, pemasangan baliho hingga ke strategi perekruktan orang-per orang sudah digelontorkan. Agak berbeda dengan pasangan Ir. Rizal S.S. Manoppo, M.Si dan Lucky Mangkey, SE. M.Kom atau yang kini akrab disapa RIZKY.

Mereka justru punya strategi jitu. “Pencitraan penting, tapi yang lebih penting adalah integirtas figur”,ungkap Mangkey yang juga dikenal sebagai tokoh Teknologi Informatika (TI) SULUT.

 

Rektor UN Lucky Mangkey, SE, M.Kom

Sebagai rektor Universitas Nusantara (UN), Mangkey paham persis bahwa untuk memajukan kotamobagu bukan pada slogan, jargon bahkan retorika politik. “Kita sudah kenyang dengan janji-janji politik selama ini, indikator apa yang bisa meyakinkan bahwa mereka telah berhasil memajukan Kotamobagu?”,tandas ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer dan Informatika (APTIKOM) SULUT.

Menurutnya, tentu semua itu masih debatable, tapi indikator apapun menyatakan bahwa tidak ada prestasi yang luar biasa yang lahir dari tokoh-tokoh politik yang tengah bertarung sekarang. Yang ada Kotamobagu bergerak maju karena kreativitas masyarakatnya sendiri. “Kalau ibarat pesawat, kotamobagu diseting dengan auto pilot, dan pilot dan copilotnya justru tertidur”,tegas Mangkey.

Karena itulah alasan kenapa dirinya bersama pasangan calon walikota Ir. Rizal Manoppo, M.Si maju pada kontestasi politik Kotamobagu untuk memberikan alternatif pilihan yang justru memperkaya demokratisasi di Kotamobagu.

“Orang Kotamobagu itu orang yang cerdas. Rakyat tahu apa pilihan mereka, tapi kita harus fair, dan memberi teladan yang baik sehingga proses demokrasi di Kotamobagu benar-benar bertujuan mulia untuk kemajuan Kotamobagu itu sendiri”,katanya.

Karena itu pasangan RIZKY dengan integritas serta program yang jelas, keduanya akan mendapat simpati dari masyarakat. Beberapa program yang bakal digagas seperti Kotambagu cyber city (kota dengan internet gratis), program seribu sarjana (beasiswa untuk seluruh mahasiwa S1 asal kotamobagu), serta pemberdayaan ekonomi kecil. “Kemajuan negara-negara maju seperti China, Jepang, Malaysia, India justru karena mereka berkomitmen dengan dunia pendidikan. Yang kita butuhkan adalah guru yang berkualitas, lembaga pendidikan yang kredibel, serta masyarakat yang cerdas. Kalau itu kita bisa lakukan, dalam waktu 5 Tahun, Kotamobagu sebagai ibukota Propinsi Bolmong Raya, akan mampu bersanding dengan ibu kota propinsi tetangga, Manado”,jelas pasangan Calon termuda ini.

Dengan keyakinan, komitmen dan integritas, keduanya yakin, Kotamobagu dapat berdiri tegak sebagai kota terdepan di Indonesia Timur. (rey)