Mailangkay: perlu pembenahan dan perbaikan dalam pertanggungjawaban DPRD sebagai wakil rakyat

SUARAMANADO, Manado SULUT: Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) belum optimal baik secara formal maupun materil. Hal ini diungkapkan anggota legislatif DPRD SULUT, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Senat Terbuka Universitas Nusantara, Senin (11/3) kemarin yang berlangsung di Manado Grand Palace Hall.

Wisuda UN Manado Angkatan XIV Tahun 2013

Menurut Mailangkay yang juga calon anggota DPR RI tahun 2014 ini, hal ini disebabkan antara lain substansi hukum dalam peraturan perundang-undangan yang tidak mendukung optimalisasi pelaksanaan fungsi-fungsi DPRD dan belum adanya Standar Ukurang Kinerja, Rencana Strategis dan Rencana Kerja Tahunan DPRD; belum adanya sebuah Badan Akuntabilitas dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD dan belum ada suatu mekanisme pertanggungjawaban DPRD kepada rakyat.

Secara materiil, menurut Mailangkay, anggota DPRD belum optimal dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya antara lain disebabkan oleh reduksi peran anggota DPRD oleh intervensi Partai Politik yang tidak didasari pada kepentingan rakyat dan penyusunan tata tertib dan kode etik yang relatif lambat. Selain itu, faktor Badan Kehormatan DPRD dianggap belum independen dan eksternal serta pola hubungan antara DPRD dan rakyat belum ideal.

Victor menyarankan seyogyanya dilakukan perbaikan dan pembenahan dalam pertanggungjawaban DPRD sebagai wakil rakyat baik secara formal atau kelembagaan maupun secara materil atau personal sehingga DPRD dapat optimal dalam meperoleh legitimasi dari rakyat antara lin dengan melakukan perubahan terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan DPRD dan partai politik yang memuat mekanisme fit and proper test dalam penjaringan bakal calon anggota DPRD yang dilakukan oleh suatu LEmbaga Independen dan Non Partisan serta pembentukan Badan Akuntabilitas, Badan Kehormatan yang independen.

Anggota DPRD Provinsi SUlawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH.

Dalam sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Rektor UN, Lucky Mangkey tersebut, hadir mewakili gubernur sebagai Ketua Dewan Penyantun, Drs. Star Wowor MSi sebagai kepada DInas PEndidikan Nasional Sulawesi Utara, Plt Sekretaris Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Dr. Ibrahim Zaman, ME, Ketua APTSI Sulawesi Utara, Drs. Yan Polii, MS, Ketua Yayasan Bakti Nusantara, Drs. Teddy Manueke MM, para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Sulawesi Utara serta para civitas akademika Universitas Nusantara.

Apresiasi Pengelolaan Sampah UN, Walikota Akan Kunjungi Kampus

Pengelolaan kompos di kampus UN Paaldua.

SUARAMANADO, Manado : Kegiatan pengelolaan sampah yang berlangsung selama hampir setahun di kampus Universitas Nusantara mendapat respons positif pemerintak kota Manado. Bahkan, hari ini walikota Manado dijadwalkan berkunjung ke kampus hijau yang terletak dinjalan Lengkong Wuaya kelurahan Paaldua.

“Kami mendapat informasi bahwa hari ini atau besok Pak Walikota Manado, Bapak GSV Lumentut akan mengunjungi UN guna melihat dari dekat pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos. Kami sangat menghargai perhatian dari pak walikota”, ungkap Rektor UN, Lucky Mangkey MKom, pemrakarsa pengelolaan kompos itu.

Lurah Paaldua, Olga Kaeng saat dihubungi lewat telepon sangat mengapresiasi insiatif pengelolaan sampah yang dilakukan Universitas Nusantara khususnya Fakultas Pertanian.

“UN punya lahan dan juga punya Fakultas Pertanian, jadi sangat memungkinkan melakukan pengelolaan sampah”, ungkap Kaeng.

Dirinya menjelaska bahwa sampah dihasilkan oleh masyarakat sehingga sangat tepat jika masyarakat sendiri mengelolanya sehingga mebawa keuntungan. Pihak pemerintah kelurahan sendiri, menurut Kaeng senantiasa melakukan koordinasi dengan masyarakat khususnya dalam hal pengelolan sampah demi menunjang program pemerintah kota Manado, menjadikan kota ini sebagai kota ekowisaat yang menyenangkan

Beasiswa pendidikan pascasarjana dibuka 1 April

SUARAMANADO, Manado : Pendidikan merupakan sektor penting penentu kemajuan suatu bangsa. Lihat saja negara Jepang bisa maju karena generasi mudanya memperoleh pendidikan yang layak. Hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Nusantara Manado, Lucky Mangkey via email kepada redaksi Rabu (20/3).

Menurutnya Mangkey, informasi tentang beasiswa menjadi pintu masuk bagi anak bangsa untuk meraih pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Karenanya dirinya selalu menginformasikan keberadaan beasiswa dan meminta media untuk menyampaikannya kepada masyarakat luas.Mangkey menginformasikan bahwa mulai 1 April mendatang, pendaftaran beasiswa pendidikan pascasarjana dalam negeri sudah dibuka.

“Beasiswa unggulan DIKTI, sekarang namanya sudah berubah menjadi Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri untuk Dosen (BPP-DN), Calon Dosen dan Tenaga Kependidikan. Jadi digabung BPPS dan BU DIKTI. Dibuka pendaftaran onlinenya mulai 1 April s/d 30 Mei 2013″.

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer SULUT yang saat ini dicalonkan sebagai wawali Kotamobagu bersama Toan Tongkasi (Tamang) ini juga menjelaskan bahwa proses pendaftaran beasiswa terbilang mudah.
“Panduan, tata cara dan lain-lain, nanti pada saatnya akan diunggah di situs tersebut. Kalau saudara ikut sebagai calon dosen, maka kontraknya dengan DIKTI dan siap ditempatkan disemua PT di Indonesia. Jadi kalau sudah selesai (lulus) harus mengabdi n+1, di PT yang ditunjuk DIKTI. Program Studinya untuk calon dosen hanya berkisar pada bidang Kesehatan, Teknik, Budaya, MIPA, Pertanian, Peternakan. Untuk calon dosen S2 usia maksimal 26 tahun dan IPK minimal 3,00, untuk S3 usia maksimal 28 tahun dan IPK minimal 3,25. Itu yang bisa diinformasikan. Selebihnya silahkan baca panduannya nanti di situs http://beasiswa.dikti.go.id/dn

 

Universitas Nusantara Gelar Wisuda ke-13

SUARAMANADO, Manado : Salah satu universitas swasta terbaik di kota Manado, Universitas Nusantara (UN) mewisuda 83 tamatannya Selasa kemarin. Acara digelar Selasa (22/11) kemarin di Manado Convention Center, dihadiri oleh gubernur Sulawesi Utara diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Star Wowor, MSi, Koordinator perguruan tinggi swasta Sulawesi (Kopertis), Dr. Ibrahim Saman, MM, yayasan pengelola, Yayasan Bakti Nusatara dan seluruh civitas akademika UN.

Rektor UN yang baru dilantik, Lucky Mangkey M.Kom dalam sambutannya mengatakan bahwa visi UN menjadikan perguruan tinggi berbasisi kepintaran majemuk yang berkelas nasional dengan kompetensi utama Teknik Informatika Komputer dan Manajemen yang memiliki nilai seni serta berkarakter kewirausahaan.

“Dalam hal globalisasi, kita telah bertekad untuk menjadikan Universitas Nusantara sebagai pusat unggulan (Centre of Excellence) ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pengembangan kampus unggul yang menerapkan kepintaran majemuk”, ujar Mangkey. Sayangnya, menurut Mangkey, jumlah wirausahawan yang dimiliki oleh Indonesia masih sangat sedikit.

“Pada tahun 2011 misalnya, jumlah wirausahawaan Indonesia baru mencapai 0,24% dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 238 juta. Sebagai perbandingan pada tahun 1983 saja, jumlah wirausahawan di Amerika Serikat sudah mencapai 2,14%. Bahkan di Singapura, berdasarka laporan Global Entrepreneurship Monitor (2005), jumlah wirausahawan mencapai 2,1% (2001) dan meningkat menjadi 7,2% (2005). Untuk itu Univeraitas Nusantara terus berkomitmen dan tidak akan pernah lelah untuk berupaya keras menghasilkan wirausaha-wirausaha muda melalui lulusannya, ungkap rektor UN itu”, ungkapnya.

Ia juga menambahkan, selain program kewirausahaan, Universitas Nusantara juga telah mengambil peran aktif membantu pemerintah menyelesaikan masalah sampah dengan dibangunnya pusat pembuatan pupuk kompos. Dikatannya, “upaya yang lain UN yaitu sementara membuat kajian Kota Sehat dengan program 1 rumah 1 pohon atau 1 kelurahan 1 jenis buah-buahan. Pada tahun 2015 Manado akan menjadi kota buah-buahan seperti Firdaus atau taman Eden”.

Rektor sebelumnya, Drs. Teddy Manueke, MM yang saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Bakti Nusantara, saat memberikan semangat kepada UN untuk terus maju dan berkiprah di pentas pendidikan daerah Nyiur Melambai. “Sudah ada bantuan dari Kopertis pada tahun lalu melalui pemberian beasiswa. Mudah-mudahan dukungan yang sama akan berlanjut pada masa-masa mendatang”, ungkap Teddy. Dirinya juga berharap bahwa UN akan tetap mendapat dukungan dari pemerintah daerah dalam hal ini provinsi SULUT.

Sekretaris Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Ibrahim Saman, atas nama Kementrian Pendidikan Nasional beserta seluruh jajarannya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rektor sebelumnya, Drs. Teddy Manueke, MM, telah mampu membawa Universitas Nusantara ini kepada kondisi seperti layaknya perguruan tinggi yang berkembang saat ini seperti. “Kewajiban kita semua untuk menumbuh kembangkan perguruan tinggi ini sesuai dengan harapan pemerintah, harapan pembangunan kedepan”. Menurut Ibrahim, penyelenggara pengelola perguruan tinggi perlu menyadari keterkaitan pendidikan dengan pembangunan karakter bangsa.

“Saya mengamati perkembangan-perkembangan mahasisiwa kita di Sulawesi ini, alhamdulillah mahasiswa-mahasiswa untuk daerah SULUT cukup tenang-tenang saja”, ungkapnya. Dirinya menjelaskan, sejak 2009 kemarin, direktorat Jendral Perguruan Tinggi (Dikti) telah mengadakan program untuk pemberian bantuan kepada mahasiswa bentuknya adalah bantuan kewirausahaan. Tak lupa Ibrahim memuji kepindahan UN ke kampus yang baru, kampus sendiri di bilangan Lengkong Wuaya Paaldua.

Sementara itu, gubernur SULUT dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Diknas, Star Wowor mengatakan bahwa wisudawan UN harus mampu menciptakan manusia yang berkompetensi yang berkualitas dan mampu bersaing bukan hanya dalam lingkup lokal melainkan juga di arus global.

“Ingatlah bahwa arah yang diberikan pendidikan untuk mengalami hidup seseorang akan menetukan makna kedepannya serta memiliki posisi strategis dalam menetukan arah dan tujuan hidup manusia dan bangsa. Sebab itu, dunia pendidikan harus terus dikembangkan agar dapat diberdayakan kualitas masyarakat yang mampu mengantar daerah kearah yang semakin maju dan semakin berkembang”, ungkap SHS. Dirinya mengingatkan bahwa kita akan memasuki suatu dunia baru di mana berbagai dimensi masalah dan tantangan akan kita hadapi, peluang-peluang baru dan tantangan baru. “Oleh karena itu, tantangan tersebut tentunya akan kita hadapi dengan sekader pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan juga akan memberikan konstribusi pada namun juga diperlukan kompetensi dan ketrampilan yang lain”, ungkap SHS melalui Star Wowor.

UN Mewisuda 65 Sarjana

SUARAMANADO, Manado: Universitas Nusantara dengan julukan Cyber University di Manado hari ini, Senin (11/3) mewisuda 65 sarjana dari bidang ilmu pertanian, sastra, komputer, teknik, ekonomi. Sebelumnya, para tamatan angkatan tahun 2013 telah melewati amanat bakaleureat yang dilangsungkan pada hari Sabtu di GMIM Yudea Paaldua.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Nusantara (UN), Lucky Mangkey, SE, MKom mendapat applaus saat memproklamirkan peringkat UN Cyber University oleh dua lembaga dunia yakni webomatrix dan 4ICU yang dicapai UN di awal tahun ini yakni berada di posisi ketiga di Sulawesi Utara, di bawah Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Negeri Manado. “dengan kata lain, UN memiliki peringkat satu (nomor waid) di antara perguruan tinggi swasta daerah ini”, ujar rektor bersemangat disambut aplaus hadirin.

Sambutan Rektor UN Manado Lucky Mangkey, SE,M.Kom Pada Acara Wisuda Angkatan XIV

Menurut rektor yang juga seorang pakar telematika, webometrics melakukan pemeringkatan terhadap 20.000 perguruan tinggi dari 200 negara, sebanyak 356 di antaranya adalah perguruan tinggi di Indonesia. Lembaga parameter penilaian universitas yang bermarkas di Spanyo itu menggunakan 4 parameter penilaian yaitu presence, impact, opennes dan excellence demikian papar Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer APTIKOM SULUT pada acara itu.

Ketua Yayasan Bakti Nusantara sebagai badan hukum penyelenggara UN, Drs. Teddy Manueke, MM dalam sambutannya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh para orangtua wisudawan yang sudah mempercayakan anaknya dididik di UN. “Terima kasih dan salut atas usaha para orang tua dan wali”, ungkap ” TEMAN “, sapaan akrab Teddy Manueke.

 

Pimpinan Senat Terbuka UN pada Wisuda Agkatan XIV

 

Hadir memberikan sambutan mewakili gubernur Sulawesi Utara yang juga sebagai Ketua Dewan Penyantun UN, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sulawesi Utara, Drs. Star Wowor, MSi; Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IX, Plt Sekretaris Koordinator Dr. Ibrahim Zaman serta Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Sulawesi Utara dan Gorontalo, Drs. Yan Polii, MS.

Ibrahim, memberikan pujian kepada UN dan Yayasan yang mengelola institusi ini. di Sulawesi Utara ini UN adalah salah satu PTS terbaik dan tidak pernah bermasalah antara Yayasan dan Manajemennya papar Sekretaris yang sudah lama bekerja di Markas PTS swasta se-Sulawesi ini. Kopertis juga memuji UN yang telah maju selangkah bersaing dengan universitas lainnya di dunia dengan pembelajaran menggunakan teknologi pendidikan tercanggih yakni E-Learning. Beliau mengajak masyarakat untuk tidak perlu kawatir kuliah di institusi ini.

Ketua APTISI SULUT dan Gorontalo, memuji UN karena konsistensi dan kualitasnya sehingga setiap tahun selalu mengadakan wisuda. Polii yang mengetahui seluk-beluk PTS yang ada di SULUT ini memuji kualitas pembelajaran di UN dan menghimbau institusi ini untuk menambah program studi baru dan dia bersedia membantu melalui APTISI agar izin program studi bisa cepat terbit.

Sementara itu Drs. Star Wowor, M.Si mewakili gubernur memuji UN karena terkenal dengan PTS yang taat aturan pendidikan dengan sistim pembelajaran yang bermutu. Star menyentil dan wewanti-wanti kepada orang tua dan masyarakat yang hadir untuk tidak menerima tawaran pendidikan yang instan dari institusi yang belum jelas mutunya.

Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH yang juga sebagai Ketua Badan Legislasi DPRD Provinsi SULUT hadir memberikan orasi ilmiah dengan judul Pertanggungjawaban DPRD dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para anggota badan koordinasi pimpinan daerah, para pimpinan perguruan tinggi swasta, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama di daerah ini.

Wisudawan UN ANgkatan XIV Part 1

 

Max F.Najoan, STh, SE mewakili wisudawan dalam acara kesan dan pesan, mengungkapkan kebanggaannya bisa ditamatkan di UN. Walaupun usianya yang sudah mendekati pensiun namun dia dapat menyelesaikan studinya. Dia berpesan kepada teman-teman yang diwisuda untuk tetap tangguh dalam perjuangan membuka lapangan pekerjaan atau mencari kerja. Dia berpesan kepada adik-adik mahasiswa untuk jangan bosan untuk menyelesaikan studinya karena pendidikan itu berlangsung seumur hidup.

Terlihat beberapa orang tua wisudawan yang hadir saat itu tergugah hatinya untuk memasukan anak-anak dan ponakannya di UN demikian papar mereka kepada media ini. Ada beberapa dari mereka yang mengungkapkan kebanggan dan salut mereka kepada institusi ini sambil meneteskan air mata karena terharu dan kagum atas kualitas pendidikan di UN. Seorang mahasiswa yang sudah lama berhenti,kebetulan mengantar pacarnya yang diwisuda malam itu selesai acara wisudah bertekad untuk kuliah dan aktif lagi di UN demikian paparnya dengan intonasi yang penuh semangat dan raut muka yang cerah.

Wisudawan UN Angkatan XIV Part 2

 

Kambey: Sukses tidak memandang usia, agama atau ras

SUARAMANADO, Manado: Sukses tidak dibatasi oleh umur, suku, agama atau ras. Sebut saja Bill Gates, Walt Disney, Steve Job, Barrack Obama atau Thomas Alfa Edison, mereka termasuk orang-orang yang meraih sukses meski di masa tua, yang dianggap sebagai anak yang nakal, bodoh, bahkan ada yang drop out dari sekolah. Obama bahkan bisa menjadi Presiden di sebuah negara mayoritas kulit putih. Demikian ditegaskan oleh Prof. Dr. Daniel C. Kambey, MA, Ketua Program Doktor Fakultas Pasca Sarjana Universitas Negeri Manado (Unima) dalam amanat Wisuda Universitas Nusantara Angkatan ke-14 tahun 2013 yang dilangsungkan di GMIM Yudea Paal2, Sabtu pekan lalu. Kambey menantang wisudawan yang sudah memilih motto “mencapai puncak untuk menjadi terang dunia” agar terus berkarya di manapun berada.

 

Acara ibadah wisuda dihadiri oleh 65 Wisudawan angkatan 14 itu diikuti para orang tua dan wali, pimpinan Jemaat Yudea, para dosen dan staf UN serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hadir pula Prof. Dr. Ellen Kambey-Kamagi, MA ketua Program Study Managemen Unima; Rektor UN Lucky Mangkey, SE, M.Kom dan ketua Yayasan Bakti Nusantara, Drs.Teddy Manueke, MM masing-masing bersama isteri dan keluarga. Terlihat pula beberapa tamu dari pimpinan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Utara.

 

Prof Dr. D.C. Kambey, MA dan isteri Prof Dr. Ellen Kamagi Kambey, MA.

 

Ibadah dimulai pukul 9 pagi, didahului dengan prosesi para wisudawan lalu ibadah singkat dalam bahasa Inggris yang dibawakan oleh mahasiswa fakultas Sastra. Acara dimeriahkan juga oleh penyanyi The Serve Him Music Ministry, Praise Him Vocal Group dan Shella Mangudis. Acara wisuda UN dibagi atas dua tahap, pertama ibadah wisuda yang dilaksanakan pada hari Sabtu dilanjutkan oleh upacara Wisuda di Manado Grand Palace (MGP) pada Senin (11/3) yang lalu.

 

(eln/red)
Penulis: Ellen
Editor: Redaksi SuaraManado.com