Ketua UKIKT hadiri Peringatan Independence Day USA se-Intim

MANADO [KADNET] – Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur bersama sejumlah tokoh agama, tokoh masyarkat, pengusaha dan akademisi se Indonesia Timur diundang secara khusus oleh pemerintah Amerika Serikat untuk memperingati hari kemerdekaatn ke 237 negara itu yang dilaksanakan di Lantai 11 Hotel Sintesa Peninsula, Gunung Wenang Manado.

Acara yang baru pertama kali digelar di luar Jawa itu berlangsung cukup meriah disertai pengamanan yang berlapis-lapis, baik dari pemerintah AS sendiri, maupun dari unsur pemerintah RI, kepolisian daerah maupun pihak hotel sendiri.

Ketua Uni, Pdt. Noldy Sakul, MA termasuk di antara tamu yang diterima lebih awal oleh tuan acara, Konsul Jendral AS di Surabaya, Joaquin Monseratte bersama isteri Michaela.

Berbarengan dengan Ketua Uni, terlihat Rektor Universitas Nusantara, Lucky Mangkey yang juga pengurus Kadnet dan BAIT Ministry. Setelah keduanya berturut-turut gubernur Sulawesi Utara bersama isteri jajaran, unsur pimpinan daerah Sulawesi Utara, para pemimpin agama lainnya serta pengusaha dari belahan Indonesia Timur diterima dengan sambutan yang hangat.  Ketua UKIKT dan Rektor UN yang juga sebagai anggota GMAHK ini mendapat tempat duduk terhormat di meja kedua sesudah gubernur dan konjen Amerika. Menurut Michael Umbas, juru bicara gubernur Sulut bahwa pimpinan agama direkomendasi oleh gubernur untuk bisa hadir jadi orang dekat gubernur tentu, namun untuk rektor itu dari Konsul Jendral AS Di Surabaya yang pilih demikian pungkasnya.

Saat berjabat tangan, Pdt Noldy, sapaan akrab Sakul terlihat berbincang ramah dengan Monseratte dengan muka yang ramah dan nada yang penuh semangat. “Sudah beberapa kali ke Amerika dan lancar,” aku Pdt Noldy disambut hangat Monseratte yang juga lancar berbahasa Indonesia.  Rektor UN, sendiri mendapat sambutan dari Konsul Jendral dengan memberikan pujian khusus bagi Universitas Nusantara beserta civitas akademika dan Ibu Michaela memberikan doa restu “ Semoga UN tetap jaya dan terus menjadi universitas yang besar di indonesia.

Dalam sambutannya, Konjen Monseratte mengisahkan bahwa proyek nasional Amerika yang dimulai di tahun 1776 ini merupakan cerminan sejati dari niat George Washington dan Bpk.  Pendiri bangsa Amerika lainnya dalam memandu sebuah bangsa yang terdiri dari banyak unsur. “Logo berbahasa latin “E Pluribus Unum” – yang berarti dari banyak menjadi satu- yang anda lihat di lambang negara kami, adalah bagian dari DNA

kami saat ini sebagai sebuah bangsa.

Dari sejak awal berdiri kami adalah negara yang terdiri dari banyak bangsa, banyak negara, dari banyak orang dari seluruh dunia dan banyak bangsa dan agama,” terang Monseratte. Dirinya menambahkan bahwa negaranya terbiasa dengan opini dan keyakinan politik yang berbeda, tradisi keluarga dan masakah yang berbeda. “Kami menyiapkan cukup tempat untuk semua orang yang datang.”

Gubernur Sulawesi Utara juga menyatakan kebanggaannya bahwa Sulawesi Utara bisa dipilih untuk perayaan Kemerdekaan AS kali ini serta menyatakan terima kasih atas perhatian Konjen di Surabaya dalam pengurusan visa untuk pemerintah dan masyarakat di daerah ini dalam berbagai kunjungan ke AS. “Mulai sekarang pengurusan visa tidak sulit lagi” ungkap SHS, sapaan akrab gubernur.
Usai mendengar lagu kebangsaan Indonesia dan Amerika serta sambutan Konsul dan gubernur, para tamu melakukan sulang lalu menikmati sajian yang dipersiapkan dengan apik sambil menikmati pemandangan sore hari kota Manado yang terlihat jelas dari puncak hotel di gunung Wenang itu.
Lucky Mangkey, mengaku bahwa sebagai salah seorang rektor di perguruan tinggi di Sulut dirinya sudah mendapatkan undangan dari pihak Kedutaan AS di Jakarta sekitar sebulan sebelumnya.

 “Sudah dikonfirmasi (kehadiran-red) sejak sebulan yang lalu,” ungkapnya.  Menurut informasi dari Ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Sulut dan Gorontalo Drs. Yan Polii, M.S bahwa tidak semua rektor dan direktur perguruan tinggi yang diundang termasuk dirinya.
Kedatangan Monserrate juga membawa sejumlah program kerjasama di antara kedua Negara, khususnya antara AS dengan Sulawesi Utara, termasuk perhatian terhadap bencana banjir yang sering terjadi di ibukota provinsi Sulawesi Utara dan penanganan lingkungan. AS juga sudah memproklamirkan sejumlah bantuan pendidikan di Sulawesi Utara yakni program

 ”YES” bagi seratus orang lulusan SMA se Indonesia untuk bisa mengikuti penukaran pelajar selama setahun di Amerika Serikat dan dibiayai dan nanti adapula orang Amerika yang datang ke Indonesia serta “Peace Corps”. Jadi, terbuka kesempatan bagi masyarakat Sulut yang ingin bergabung dalam program dengan pemerintah AS.

 Diakhir acara, Rektor UN mengambil waktu khusus untuk memperkenalkan UN lebih dekat kepada Konsul Jendral Amerika  dan saling tukar kartu nama. Rektor bermohon agar mahasiswa maupun dosen yang akan diupgrade ke Amerika kiranya bisa dipermudah untuk mendapatkan izin tinggal untuk belajar di negeri Paman Sam itu. Konsul Jendral sangat mengapresiasi akan permintaan rektor UN, mudah-mudahan bisa terealisasi demikian harapan rektor UN sampil foto bersama dan pamitan pulang

http://www.kadnet.org/web/index.php?option=com_content&view=article&id=4399&catid=36&Itemid=50

——————————————————————————–
.

APTIKOM Sulut Akan Siapkan Konten Pendidikan Secara Gratis

MANADO –  Sulut, turut menyukseskan OCWC Global  7-10 2013 yang dilaksanakan di Nusa Dua Bali-Indonesia dengan mengutus Lucky Mangkey, SE, MKom ketua  Sulut dan juga sebagi rektor  (UN) Manado dalam hajatan pendidikan terbuka oleh perguruan tinggi sedunia yang melaksanakn pendidikan terbuka.

Acara OCWC (Open Course Ware Consortium) adalah ratusan perguruan tinggi dunia yang melaksanakan pendidikan terbuka () yang membentuk konsorsium untuk memberikan pengaruh signifikan pada peningkatan pendidikan dunia. Organisasi ini secara terbuka mempublikasikan materi perkuliah secara terbuka melalui teknologi ICT dan yang dapat dinikmati ditempat yang sama atau berbeda dan kapan saja pada waktu yang bersamaan ataupun berbeda.

APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) Indonesia menjadi tuan rumah konferensi  global ke-3 OCWC. Konferensi pertama tahun 2011 dilaksanakan di Amerika dengan thema “ Celebrating 10 years of OpenCourseWare ” dan Konferensi ke-2 di Inggris dengan thema “Innovation and Impact – Openly Collaborating to Enhance Education “.

Ketua  APTIKOM Pusat Prof. Dr. Eko Indrajit kepada media ini mengatakan bahwa OCWC ini untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Masih banyak warga kita yang tidak bisa menikmati pendidikan tinggi karena keterbatasan serta tersekat oleh tembok yang tinggi dari institusi pendidikan di Indonesia. Untuk itu melalui OCWC rakyat kita bisa mengakses konten pendidikan yang berkualitas baik di dalam dan luar negeri melalui ICT.

Masih sedikit Institusi pendidikan di Indonesia yang memiliki akreditasi A dan sayang sekali kalau masyarakat kita ini yang dapat menikmati kualitas pendidikan karena keterbatasan ruang dan tempat. Tentu dengan menggunakan teknologi pendidikan maka perguruan tinggi yang berakreditasi A ini dapat membagi secara langsung konten pelajaran kepada isntitusi lain yang akredtasinya masih minim.

Hal senada juga disampaikan oleh Lucky Mangkey, SE, M.Kom Ketua  bahwa untuk pembelajaran yang masif, terstruktur dan masal untuk mendongkrak angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara dapat diwujudkan melalui E-learning. Mengkey mengharapkan para perguruan tinggi dalam negeri bisa mulai terbuka, bisa saling berbagi dalam memajukan dunia pendidikan dan bekerjasama menjalankan sistem pendidikan jarak jauh seperti yang dijalankan ribuan perguruan tinggi dunia yang tergabung dalam OCWC termasuk pihaknya.

Pemerintah pun mendukung terwujudnya penerapan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Itu dibuktikan oleh lahirnya Undang-Undang Perguruan Tinggi Nomor 12 Tahun 2012. Diperkuat lagi turunnya Permendikbud, dengan beberapa poinnya, mendorong supaya pendidikan jarak jauh dan terbuka melalui sarana ICT ini bisa diterapkan di Indonesia,” ungkap Mangkey yang sementara menyelesaikan doktor teknologi pendidikan di UNJ.

Sepulang dari kegiatan ini, Ketua APTIKOM Sulut akan mengundang perguruan tinggi negeri dan swasta di Sulut untuk membangun infrastruktur bersama untuk menyiapkan konten multimedia yang berisisemua mata kuliah yang ada di semua program studi yang dapat dibagi pakai bersama. Dengan demikian masyarakat di desa-desa dan kepulauan yang ada di Sulut dapat menikmati pendidikan tinggi secara merata dan adil dengan biaya yang relatif murah dengan kualitas yang tinggi.

Kedepan jika pemerintah membantu mendanai biaya infrastruktur ICT dan biaya produksi konten E-Learning maka tidak tertutup kemungkinan pendidikan tinggi di negeri ini akan gratis, demikian pungkas Mangkey yang saat ini juga sebagai calon wakil walikota Kota Kotamobagu.

Ditanya mengenai rencana implementasi program jika menjadi wakil walikota, Mangkey mengatakan bahwa pendidikan menjadi hal yang perioritas. Untuk infrastruktur lain (jalan, jembatan dan bangunan) tidak ada rupiah boleh tidak jalan namun pendidikan walaupun miskin kas daerah harus diadakan bagaimanapun caranya demikian tutup pasangan dari Ir. Rizal Manoppo, M.Si calon Walikota Kotamobagu periode 2013-2018 ini.

http://beritamanado.com/agama-pendidikan/aptikom-sulut-lucky-mangkey/181319/

——————————————————————

http://m.totabuan.co/2013/05/11/pendidikan-tinggi-gratis-di-sulut-bakal-terwujud-melalui-e-learning/

————————————————————–

Aptikom Host OCWC 2013 di Bali

SUARAMANADO, Bali : Pulau dewata Bali lagi-lagi menjadi saksi pelaksanaan kegiatan dunia. Tanggal 8–10 bulan ini kongres para pelaku dunia pendidikan IT terbuka yakni OCWC atau open course ware consorcium digelar di pulau ini, tepatnya Ayodya Resort Bali dengan tema “Learning Beyond Borders – Delivering quality education to your fingertips”.

Sejumlah peserta asal Amerika dan Eropa bergabung bersama para pelaku dunia IT tanah air. Salah satu peserta asal Manado yang juga menjadi ketua APTIKOM SULUT, Lucky Mangkey, melalui akun sosial mengatakan bahwa dirinya bersama teman-teman mendukung pelaksanaan OCWC di Bali dan menyukseskan acara yang mendatangkan salah satu pembicara, Mendikbud M. Nuh itu.

“Pembicaraan seputar pada penggunaan konten multimedia dalam berbagai forum demikian pula pmberdayaan model belajar melalui media sosial dan online juga web-based seminar”, ungkap Mangkey yang juga rektor di Universitas Nusantara ini saat ditanya mengenai materi yang dibahas dalam kongres tersebut. OCWC tahun lalu digelar di Amerika Serikat.

Tahun ini, Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer (APTIKOM) menjadi tuan rumah dalam kegiatan yang digelar setiap tahun tersebut. /eg

Mangkey: Manfaatkan Internet dengan Sehat

Foto ilustrasi.

SUARAMANADO, Manado : Tren internet di kalangan pelajar dan mahasiswa merupakan pertanda meningkatnya dayasaing di era global saat ini. Fasilitas internet yang disediakan di sekolah-sekolah menunjukkan kredibilitas sekolah. Namun, dalam penggunaannya, masih banyak siswa bahkan mahasiswa yang membuka situs-situs yang tidak bermanfaat bahkan tidak patut dan kriminal. Hal ini tanpa sadar dapat menuntun penggunanya bahkan secara komunal kepada perilaku negatif.

Lucky Mangkey, MKom, ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) SULUT yang membidangi telematika, mengingatkan pentingnya kesadaran dari dalam diri dan pengawasan lingkungan, yaitu orang tua dan guru terhadap penggunaan internet oleh siswa dan mahasiswa. Menurutnya, banyak pemuda-pemudi SULUT yang mengisi waktu luang dengan membuka situs-situs porno dan melihat informasi terbaru para selebriti dan artis mancanegara. Bahkan, ada yang menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar dengan menelusuri berbagai macam game online yang disediakan secara gratis di situs-situs terkemuka dunia.

“Keberadaan anak, baik siswa dan mahasiswa dalam penelusuran di dunia maya atau dunia cyber dalam era global seperti saat ini merupakan hal yang tidak bisa ditolak. dengan masuk ke internet, kita dapat masuk ke dalam pusat informasi dan teknologi yang sambung menyambung”, urai Mangkey.

Ditekankan Mangkey tentang pentingnya fasilitasi dari orang tua atau guru untuk mengawasi dan menuntun anak dalam penelusuran di dunia cyber, karena menurutnya, dunia negatif dan putih dalam dunia cyber hanya di bawah jari-jari tangan. “dengan meng’klik saja, kita bisa masuk ke dalam suatu dunia yang menawarkan berbagai macam informasi dan fasilitas modern, negatif dan positif. Tergantung kita mau pilih yang mana”, tuturnya.

Menurut pria yang beberapa kali menghadiri seminar IT tingkat nasional dan internasional ini, sangat banyak hal positif yang bisa ditelusuri dalam dunia cyber, seperti informasi tentang pendidikan, pelatihan, perkembangan dunia, bahkan situs pertemanan untuk membina hubungan sosial dan komersial. “Dewasa ini, orang bisa mencari uang lewat dunia maya”, ingatnya. Sehingga, menurutnya, pandai-pandailah mengambil keuntungan dari dunia yang tidak nyata namun nyata tersebut.

Sangat disayangkan, jika waktu-waktu berharga yang dimiliki anak-anak sekolah dihabiskan untuk bermain game saja atau membuka situs-situs tidak patut seperti situs porno, situs seks, atau membaca informasi-informasi yang tidak mendidik. Karenanya, menurut Mangkey, sebisa mungkin orang tua harus bisa mendampingi dan menuntun anak dengan bijaksana dalam penelusuran di dunia maya.

Kalau di negara Cina, sejumlah situs bisa diblok pemerintah jika dianggap merugikan warganya; tapi di Indonesia, segala hal di dunia maya dapat diakses dengan bebas, karenanya perlu kesadaran yang tinggi, kunci Mangkey.

Lucky Mangkey,Ketua APTIKOM SULUT Terpilih

Lucky Mangkey Ketua APTIKOM SULUT

SUARAMANADO, Manado: Konsolidasi APTIKOM SULUT berjalan dengan lancar, terkendali dengan baik dan menetapkan Lucky Mangkey sebagai Ketua yang definitif periode pertama.

Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) Indonesia mengoptimalkan keorganisasian dengan membentuk pengurus APTIKOM di setiap provinsi di Indonesia. Untuk maksud tersebut Ketua Umum APTIKOM Prof. Eko Indrajid bersama Sekjen Prof. Zainal Hasibuan berkunjung ke daerah nyiur melambai beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu disampaikan kepada anggota APTIKOM di provinsi SULUT bahwa perlu dibentuk pengurus APTIKOM SULUT yang definitif melalui proses demokrasi.

Atas petunjuk pimpinan pusat maka pengurus APTIKOM SULUT yang terdiri dari perguruan tinggi swasta dan negeri yang memiliki program studi Ilmu Komputer dan Informatika mengadakan konsolidasi. Setelah beberapa kali mengadakan rapat pembentukan pengurus akhirnya Selasa, 29/01/13 organisasi pencetak ahli komputer ini memberikan mandat kepada Lucky Mangkey sebagai Ketua.

 

Rapat Pemilihan Pengurus APTIKOM SULUT

Rapat dipimpin oleh ibu Rosdiana Simbolon, sebagai Konsolidator pembawa mandat APTIKOM Pusat. Pemilihan diawali dengan kriteria ketua dan mekanisme pemilihan. Kriteria ketua intinya memiliki kapasitas, kompetensi dan keberterimaan baik internal maupun eksternal organisasi. Kriteria yang mutlak juga adalah ketua harus pengurus yang aktif di organisasi, telah menujukan loyalitas kepada organisasi dan terdaftar sebagai anggota APTIKOM dan Anggota Milis APTIKOM.

Mekanisme pemilihan dilksanakan secara aklamasi dimana masing-masing anggota terlebih dahulu mengusulkan nama calon disertai kampanya singkat profil dan alasan yang bersangkutan mencalonkan idolanya. dari 16 pemilik hak suara, Mangkey mendapatkan dukungan penuh sebanyak 12 suara dan menang dari calon-calon lainnya. Saat itu juga telah terpilih Wakil Ketua Hasanudin Sirait, Sekretaris Yulian Rindengan dan Bendahara Alicia Sinsuw. Kepengurusan pertama ini belum dapat menentukan masa periode kepengurusan karena masih menunggu petunjuk pengurus pusat. Rapat dilanjutkan dengan memilih beberapa pengurus dan anggota bidang/divisi sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Ketua terpilh dalam sambutannya mengatakan bahwa beliau menaruh apresiasi yang tinggi kepada anggota yang telah memberikan mandat untuk memajukan APTIOKN di Sulawesi Utara. Juga penghargaan yang tinggi kepada Pengurus APTIKOM Pusat melalui Ibu Rosdiana Simbolon dan Bpk. Solikin Pimpinan APTIKOM Pusat yang membidangi organisasi yang telah memfasilitasi konsolidasi ini. Dalam waktu dekat ini pengurus APTIKOM SULUT akan silahturahmi ke kampus-kampus anggota APTIKOM di SULUT dan akan mengajak semua dosen Komputer dan Informatika di semua perguruan tinggi di SULUT untuk bergabung dan memajukan organisasi ini untuk kemajuan ICT di Indonesia.

Aptikom SULUT juga akan mengadakan acara-acara ilmiah di bidang ICT dan pengembangan SDM dengan mencari para donatur untuk beasiswa S2 dan S3 untuk dosen anggota APTIKOM. Juga dalam waktu dekat APTIKOM SULUT akan membangun fasilitas infrastruktur jaringan lokal untuk saling bagi pakai konten E-learning antar anggota APTIKOM di SULUT, demiikian sekilas visi dan misi yang disampaikan oleh ketua terpilih yang juga sebagai pemilik ISP (Internet Service Provider) terbesar di SULUT.

APTIKOM SULUT juga akan bersinergi dengan pemerintah Provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Utara untuk membangun ICT di daerah ini serta mencetak tenaga-tenaga ahli di bidang ini. APTIKOM akan membantu semua perguruan tinggi di SULUT yang membutuhkan jasa ICT untuk meningkatkan pembelajaran online (E-Learning) demi meningkatkan jumlah APK (Angka Partisipasi Kasar) tamatan SMA untuk merasakan pendidikan di perguruan tinggi sesuai dengan petunjuk Wakil Presiden RI dalam Forum Rektor Indonesia di Kota Semarang dua minggu yang lalu demikian tutup Lucky Mangkey yang juga sebagai Rektor di Universitas Nusantara Manado.

Lucky Mangkey, SE, M.Kom Menutup Pelaksanaan KKN

Bersama Mahasiswa KKN UN

SUARAMANADO, Manado : Sebanyak 54 mahasiswa semester VII Universitas Nusantara melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 21 tahun 2012 di tutup oleh Lucky Mangkay, SE, M.Kom, selaku Rektor Universitas Nusantara, yang dipusatkan di lantai II Kelas Ekstensi gedung Percetakan Negara Manado (29/8).

KKN Universitas Nusantara angkatan 21/2012, bibagi dalam lima kelompok sesuai dengan tugas masing-masing yang ditempatkan di satgas UN dalam menyelesaikan program fasilitasi yang ada di Kampus utama UN Paal Dua Manado.

Kepala LP2M Universitas Nusantara, Siska Gampu SE, M.Si, menjelaskan, rincian ke 54 mahasiswa KKN terdiri dari, Fakultas Ekonomi 13 orang, Fakultas Teknik Informatika 32 orang, Fakultas Sastra Inggris 2 orang, Fakultas Sosek Pertanian (Agribisnis) 5 orang dan Fakultas Teknik (Arsitek) 2 Orang.

Ditambahkan Siska, tujuan dari pelaksanaan KKN Angkatan 21 mahasiswa Universitas Nusantara, yaitu untuk melatih mahasiswa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Manfaat lain, dimana, satu kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktekkan disiplin ilmu masing-masing dalam dunia kerja sesungguhnya demikian papar ibu yang murah senyum ini kepada wartawan SUARAMANADO.

Arahan Lucky Mangkay selaku Rektor dapa acara penutupan KKN tersebut, diharapkan agar setiap mahasiswa peserta KKN setelah berinteraksi dengan masyarakat, agar tetap menjaga citra dan jati diri sebagai mahasiswa Universitas Nusantara yang mengedepankan Etika, Intelektual dan Berbudaya luhur saat balik ke kampus. Prakter kewirausahaan yang di implementasikan selama KKN kiranya menjadi jiwa dari setiap mahasiswa yang nantinya akan tamat dan berbaur di masyarakat.

Selain itu, Lucky berharap, agar bekal ilmu yang diperoleh selama belajar secara teori, kini saatnya para mahasiswa menerapkannya di masyarakat sambil terus belajar dari pengalaman yang diperoleh dilapangan sesuai tugas masing-masing kelompok. (jansen)

UN Buka Pendaftaran Online

Foto ilustrasi.

SUARAMANADO, Manado : Perkembangan dunia informasi dimanfaatkan oleh Universitas Nusantara (UN) dalam merangkul mahasiswa baru untuk angkatan tahun 2011 ini. Hal ini disampaikan direktur Program Diploma UN, Lucky Mangkey kepada SUARAMANADO (15/6) lewat akun sosial.

“Saat ini Universitas Nusantara sudah membuka pendaftaran secara online. dari rumah, dari mal atau di daerah lain, bisa mendaftar lewat media internet”, ungkapnya.

Ditambahkannya, penggunaan media internet dalam proses registrasi dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan informasi saat ini yang mulai beralih ke sistem sistem online. Selain itu, sistem online jelas memberikan kemudahan kepada masyarakat.

“Pendaftaran dapat dilakukan setiap saat, bahkan tengah malampun bisa dilakukan sendiri dimanapun asalkan ada akses internet”, ungkapnya.

Hingga akhir bulan, universitas swasta pertama yang menyelenggarakan program informatika di Manado ini membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru. “Tes masuk akan dilakukan akhir bulan”, tutupnya.

http://www.suaramanado.com/berita/manado/pendidikan-kesehatan/2011/06/1636/un-buka-pendaftaran-online

——————————————————

Universitas Nusantara Miliki Rektor Baru

Kampus UN Manado  di bilangan Lengkong Wuaya kelurahan Paaldua Manado

SUARAMANADO, Manado : Bertempat di Aula Kampus Universitas Nusantara (UN) Manado, pada hari Selasa sore (15/11) telah berlangsung pelantikan rektor UN periode 2011–2015. Rektor terpilih, Lucky Mangkey, SE, MKom dilantik oleh ketua Yayasan Bakti Nusantara Grup, Drs. Teddy Manueke, MM dalam suatu acara yang berlangsung sederhana namun hikmat dan dihadiri oleh unsur Yayasan Bakti Nusantara, Direktur Pendidikan GMAHK Konfrens Minahasa Utara, Maluku Utara, Manado dan Bitung, Dra. Femmy Togas-Sehang, MPd, para anggota senat Universitas Nusantara, dewan dosen, perwakilan BEM Universitas Nusantara dan para undangan lainnya.

Acara yang berlangsung sederhana namun hikmat ini merupakan bagian dari rangkaian proses demokrasi yang terjadi di Universitas Nusantara di mana pemilihan rektor sudah berjalan dengan baik sesuai dengan statuta yang berlaku di Universitas Nusantara.

Sehari sebelumnya, Senin (14/11) di tempat yang sama telah diadakan rapat senat tertutup yang dihadiri oleh semua anggota senat dan perwakilan yayasan dimana telah terpilih rektor yang baru Lucky Mangkey SE, MKom menggantikan rektor lama Drs. Teddy Manueke, MM yang telah menunaikan tugas baru sebagai ketua Yayasan Bakti Nusantara Grup, yayasan pengelola Universitas Nusantara.

Saat pelantikan, Dra. Femmy Sehang, MPd. mengatakan bahwa patut kita menaikkan pujian dan syukur ke hadirat Tuhan dimana proses pemilihan rektor ini telah berjalan dengan baik. Lebih lanjut Femmy mengatakan bahwa dia percaya rektor terpilih adalah sesuai dengan kehendak Tuhan dan berharap rektor terpilih akan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya. Femmy pun mengatakan bahwa memang banyak orang yang dapat melakukan hal-hal yang baik tetapi hanya satu yang akan jadi pemimpin.

Drs. Teddy Manueke, MM. ketua yayasan Bakti Nusantara yang juga rektor sebelumnya mengatakan berterima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja keras untuk memajukan Universitas Nusantara. Teddy berharap semua pihak akan mendukung rektor yang baru dalam menjalankan tugas yang diembannya. Beliau berpesan supaya perlu peningkatan positioning sehingga ke depannya Universitas akan dapat maju lebih pesat lagi.

Rektor yang baru terpilih Lucky Mangkey, SE. MKom pada kata-kata sambutannya menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Drs. Teddy Manueke, MM. yang telah meletakkan landasan mutu pendidikan yang kuat dimana pada periode sebelumnya telah berhasil membangun kampus baru dengan suasana alami yang menyenangkan selain itu telah berhasil meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing. Lucky menambahkan bahwa hal-hal itu akan dilanjutkan pada masa kepemimpinannya untuk menghasilkan manfaat, meningkatkan kompetensi dosen dan meningkatkan kinerja karyawan dengan harapan akan meningkatkan kualitas para lulusan Universitas Nusantara.

Usai pelantikan rektor, sore hari yang sama dilanjutkan dengan pelantikan para wakil rektor, dipimpin oleh rektor baru. Dilantik sebagai wakil rektor 1 bidang akademis dan kerohanian Fandi Latuni SPd. MSi., wakil rektor II bidang keuangan dan pengembangan sumber daya manusia Merry Ratar SE. MSi, wakil rektor III bidang kemahasiswaan Ir. AL. Lengkong.

Laksari Rektor UN dan Ketua Dewan Pers Nasional Menjadi Narasumber Raker RRI

Bertempat di lantai 6 Hotel Aryaduta Manado, berlangsung Rapat Kerja Akhir
Tahun LPP RRI Seluruh Indonesia yang diikuti oleh 65 orang Kasatker, Dewan
Pengawas dan Direksi. Raker yang berlangsung sejak tanggal (19/10) Oktober dan berakhir tanggal 21 Oktober ini berlangsung bersamaan dengan acara
Pemilihan Bintang Radio Tingkat Nasional yang pelaksanaannya dari tanggal
19 sampai 25 Oktober yang dipusatkan di Manado.

Hari kedua Raker, panitia menghadirkan 2 orang narasumber dari luar RRI,
yang pertama adalah Ketua Dewan Pers Nasional Bagir Manan yang juga adalah mantan Ketua Mahkamah Agung dan Lucky Mangkey, Laksari Rektor Universitas Nusantara Manado. Konon, harusnya hari kedua ini RRI menghadirkan satu lagi narasumber, yaitu kepala Lemhanas namun mendapat panggilan mendadak sehingga harus segera kembali ke Jakarta.

Bagir Manan yang mendapatkan kesempatan pertama membawakan makalahnya mengatakan bahwa menjadi tugas pers untuk membentuk
kepribadian-kepribadian yang tangguh. Pers harus memastikan tegaknya
hak-hak warga negara dan bukan hanya hak-hak penguasa. Lebih lanjut Bagir
mengatakan bahwa RRI dan semua profesi pers harus menjalankan fungsinya
dengan adil dan jujur. Setelah sesi tanya jawab, Bagir dengan tegas
mengatakan bahwa pada berbagai kesempatan, saya sering mengatakan kepada aparat keamanan, bila ada wartawan yang memeras, tangkap saja, apalagi mereka yang tergolong wartawan aspal. Bagir juga mengingatkan bahwa memang pers dan penguasa tidak akan pernah bisa berteman secara permanen.

Pada sesi kedua, Lucky Mangkey memberikan beberapa tips praktis kepada
para peserta raker sehubungan dengan topik Penguatan LPP RRI Sebagai
Pembangun Karakter Bangsa. Lucky mengatakan untuk membuat perubahan
karaketer bangsa sehingga lebih maju harus dimulai dari diri sendiri. Kita
tidak bisa merubah orang lain kalau diri kita belum berubah. Untuk memulai
perubahan, lakukanlah dulu dari hal-hal yang kecil baru kemudian yang
besar. Laksari Rektor UN juga menantang RRI untuk keluar dari terali besi
dan bersaing dengan dunia luar, dengan media asing yang sudah lebih dahulu
maju. Tunjukkan jati diri RRI. Tidak salah ATM (Ambil, Tiru, Modifikasi)
namun dengan ciri khas RRI. Lucky juga mengingatkan supaya tidak hanya
memperhatikan perbedaan pendapat dan tidak maju-maju, “jangan tunggu semua sempurna untuk jalankan program tapi jalankan saja program dan secara perlahan lakukan perobahan”.

Para peserta raker sore hari itu (20/10) sangat mengapresiasi, masukan-masukan yang dibawakan oleh Lucky Mangkey sehingga setidaknya dua orang peserta raker yang memberikan pendapat, yang pertama berharap Lucky Mangkey menjadi pemerhati RRI dan kedua membuka kesempatan kepada beliau untuk mewujudkan keinginan waktu kecil untuk menjadi reporter.
Di kesempatan yang lain, ketika Humas UN Herschel Najoan berbincang dengan FX Triwiyono Gunawan, kepala LPP RRI Manado, beliau menawarkan untuk kerja sama yang lebih luas dengan kalangan universitas dalam hal ini Universitas Nusantara Manado. Mari kita bicarakan kerjasama apa yang bisa kita lakukan, kalau mahasiswa mau jadi reporter, silahkan saja, demikian ungkap FX. Triwiyono. Hal ini tentu disambut baik oleh Humas UN yang berjanji akan mengusahakan mengatur waktu membicarakan kerjasama dimaksud.

Aptikom Gelar Workshop The Editor’s Guide To Getting Published”

SUARAMANADO, Manado : Awal bulan April mendatang, sebuah kegiatan akan digelar oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Aptikom) Indonesia, yakni workshop sehari tentang “The Editor’s Guide to Getting Published” atau pelatihan tengan panduan editing untuk penerbitan. Hal ini disampaikan Ketua Aptikom Sulawesi Utara, Lucky Mangkey, SE, MKom kepada SUARAMANADO.

 

Lucky Mangkey, Ketua KADIN SULUT bidang Teknologi dan Informatika bersama Duta Besar Gurjit Singh.

“Akhir bulan Maret sampai dengan awal April 2013 Dr. Ismail Khalil sedang ada di Indonesia. @WAS org akan mengadakan workshop sehari dengan mengambil judul “The Editor’s Guide to Getting Published”. Workshop bertempat di Campus JWC_ Senayan; Binus International, Jakarta”, ungkap Mangkey yang juga rektor Universitas Nusantara itu.

Pria yang juga wakil ketua Kadin SULUT bidang Informatika dan sedang diusung oleh partai gabungan (Pargab) Kota Kotamobagu untuk menjadi wakil walikota periode mendatang itu mengatakan bahwa Dr. Ismail akan membagi pengalaman bagaimana mendapatkan cara terbaik untuk mempublikasikan tulisan atau jurnal.

C A L L F O R P A R T I C I P A T I O N Workshop

“The Editor’s Guide to Getting Published”

Jakarta, Indonesia 3 April 2013 (9:00–15:00)

http://www.iiwas.org/workshops/EGGP2013

———————————————————————-

http://www.suaramanado.com/berita/nasional/pendidikan-kesehatan/2013/03/6293/aptikom-gelar-workshop-the-editors-guide-to-getting-published

—————————————————–