Konsep E-Satisfaction Ai Mangindaan Dinilai Brilian Oleh APTIKOM

Kadis Kominfo Manado, H. Waworuntu (Paling Kanan), Ketua APTIKOM SULUT, Lucky Mangkay, SE. M.Kom,(Keuda Kanan) Dalam Seminar Nasional IT di Kantor Walikota Manado.

SUARAMANADO, Manado. Wakil Walikota Manado, Harley A.B. Mangindaan menjadi Keynot–speak pada kegiatan Training Of Consulors ToT ICT Pura dan Seminar Nasional Building Cyber Bridges Between Our Cities and Citizen di Ruang pertemuan Toar Lumimuut, Kantor Walikota Manado (12/7) yang dilaksanakan bersama Kemeninfo dan APTIKOM SULUT.

Wakil Walikota, Harley A.B. Mangindaan SE. M.S.M Sebagai Keynot Speaker Seminar Nasional IT di Kantor Walikota Manado

Ketua APTIKOM Sulawesi Utara, Lucky Mangkey, SE. M.Kom menjelaskan tujuan kegiatan ini yaitu, dalam rangak memberi pelatihan kepada tim penilai ITC Pura, yang akan menilai Kaabupaten / Kota di SULUT yang diikutkan dalam lomba ICT Pura, untuk mencari pengguna IT terbaik.

 

 

Peserta Seminar Nasional IT di Kantor Walikota Manado

Terkait dengan seminar nasional yang menghadirkan Dr. Armin Lawis, S.Si M.Kom sebagai Ketua APTIKOM Sulawesi, memaparkan perkembangan IT yang dapat meminimalkan biaya jika dilakukan secara konvensional. Kedepan menurut Lucky, ditargetkan tahun 2015, akses jaringan interkoneksi antara Pemerintah Kota dan Kelurahan akan terhubung secara on line.

 

Disisi yang lain, menurut Wakil Walikota Manado, Harley A.B. Mangindaan, saat ini pihaknya mengalami kesulitan mengakses informasi dari setiap SKPD lingkup Pemerintah Kota Manado. Ai, sapaan akrabnya, memberi tantangan kepada APTIKOM untuk bersama-sama pemerintah Kota Manado, membangun interkoneksi antar SKPD di Kota Manado.

 

Penitia & Narasumber Seminar Nasional IT di Kantor Walikota Manado

Saat memberi pemaparan tentang prospek perkembangan IT di Kota Manado, Wakil Walikota, mempunyai satu mimpi yang akan dituangkan pada Disertasi kandidat Doktor yaitu konsep e-Satisfiction. Maksudnya adalah, sebelum orang luar menginjakkan kakinya di Kota Manado, dia telah memiliki konsep dan gambaran jelas tentang Kota Manado melalui fasilitas iT yang akan dikembangkan.

 

e-Satisfiction, sebagai cara memberi pelayanan kepada masyarakat di Indonesia maupun mancanegara tentang apa saja yang ada di daerah ini. Sehingga pilihan wisatawan untuk berkunjung di Manado diharapkan semakin meningkat. Walau demikian konsep ini, menurut, Ai, ada sedikit kendala dari pihak Dosen Pembimbingnya.

Ketua APTIKOM Sulawesi, Dr. Armin Lawi, justru menilai konsep Wakil Walikota tentng e-Satisfiction merupakan ide brilian yang patut ditunjang oleh dunia IT termasuk APTIKOM. Hal ini sangat berkolaborasi dengan potensi daerah ini yang memiliki keunggulan Komparatif disbanding daerah lain.

Terutama dari segi peluang pariwisata. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Infokom Kota Manado. Hanny Waworuntu, yang baru beberapa waktu dipercayakan sebagai Kadis Infokom.

Waworuntu, memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini di Kota Manado. Semua masukan dan saran perbaikan demi terwujudnya sistim informasi intern Pemkot Manado yang lebih baik kedepan, telah menjadi catatan penting pihaknya. (Jansen)

 

Ketua UKIKT hadiri Peringatan Independence Day USA se-Intim

MANADO [KADNET] – Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur bersama sejumlah tokoh agama, tokoh masyarkat, pengusaha dan akademisi se Indonesia Timur diundang secara khusus oleh pemerintah Amerika Serikat untuk memperingati hari kemerdekaatn ke 237 negara itu yang dilaksanakan di Lantai 11 Hotel Sintesa Peninsula, Gunung Wenang Manado.

Acara yang baru pertama kali digelar di luar Jawa itu berlangsung cukup meriah disertai pengamanan yang berlapis-lapis, baik dari pemerintah AS sendiri, maupun dari unsur pemerintah RI, kepolisian daerah maupun pihak hotel sendiri.

Ketua Uni, Pdt. Noldy Sakul, MA termasuk di antara tamu yang diterima lebih awal oleh tuan acara, Konsul Jendral AS di Surabaya, Joaquin Monseratte bersama isteri Michaela.

Berbarengan dengan Ketua Uni, terlihat Rektor Universitas Nusantara, Lucky Mangkey yang juga pengurus Kadnet dan BAIT Ministry. Setelah keduanya berturut-turut gubernur Sulawesi Utara bersama isteri jajaran, unsur pimpinan daerah Sulawesi Utara, para pemimpin agama lainnya serta pengusaha dari belahan Indonesia Timur diterima dengan sambutan yang hangat.  Ketua UKIKT dan Rektor UN yang juga sebagai anggota GMAHK ini mendapat tempat duduk terhormat di meja kedua sesudah gubernur dan konjen Amerika. Menurut Michael Umbas, juru bicara gubernur Sulut bahwa pimpinan agama direkomendasi oleh gubernur untuk bisa hadir jadi orang dekat gubernur tentu, namun untuk rektor itu dari Konsul Jendral AS Di Surabaya yang pilih demikian pungkasnya.

Saat berjabat tangan, Pdt Noldy, sapaan akrab Sakul terlihat berbincang ramah dengan Monseratte dengan muka yang ramah dan nada yang penuh semangat. “Sudah beberapa kali ke Amerika dan lancar,” aku Pdt Noldy disambut hangat Monseratte yang juga lancar berbahasa Indonesia.  Rektor UN, sendiri mendapat sambutan dari Konsul Jendral dengan memberikan pujian khusus bagi Universitas Nusantara beserta civitas akademika dan Ibu Michaela memberikan doa restu “ Semoga UN tetap jaya dan terus menjadi universitas yang besar di indonesia.

Dalam sambutannya, Konjen Monseratte mengisahkan bahwa proyek nasional Amerika yang dimulai di tahun 1776 ini merupakan cerminan sejati dari niat George Washington dan Bpk.  Pendiri bangsa Amerika lainnya dalam memandu sebuah bangsa yang terdiri dari banyak unsur. “Logo berbahasa latin “E Pluribus Unum” – yang berarti dari banyak menjadi satu- yang anda lihat di lambang negara kami, adalah bagian dari DNA

kami saat ini sebagai sebuah bangsa.

Dari sejak awal berdiri kami adalah negara yang terdiri dari banyak bangsa, banyak negara, dari banyak orang dari seluruh dunia dan banyak bangsa dan agama,” terang Monseratte. Dirinya menambahkan bahwa negaranya terbiasa dengan opini dan keyakinan politik yang berbeda, tradisi keluarga dan masakah yang berbeda. “Kami menyiapkan cukup tempat untuk semua orang yang datang.”

Gubernur Sulawesi Utara juga menyatakan kebanggaannya bahwa Sulawesi Utara bisa dipilih untuk perayaan Kemerdekaan AS kali ini serta menyatakan terima kasih atas perhatian Konjen di Surabaya dalam pengurusan visa untuk pemerintah dan masyarakat di daerah ini dalam berbagai kunjungan ke AS. “Mulai sekarang pengurusan visa tidak sulit lagi” ungkap SHS, sapaan akrab gubernur.
Usai mendengar lagu kebangsaan Indonesia dan Amerika serta sambutan Konsul dan gubernur, para tamu melakukan sulang lalu menikmati sajian yang dipersiapkan dengan apik sambil menikmati pemandangan sore hari kota Manado yang terlihat jelas dari puncak hotel di gunung Wenang itu.
Lucky Mangkey, mengaku bahwa sebagai salah seorang rektor di perguruan tinggi di Sulut dirinya sudah mendapatkan undangan dari pihak Kedutaan AS di Jakarta sekitar sebulan sebelumnya.

 “Sudah dikonfirmasi (kehadiran-red) sejak sebulan yang lalu,” ungkapnya.  Menurut informasi dari Ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Sulut dan Gorontalo Drs. Yan Polii, M.S bahwa tidak semua rektor dan direktur perguruan tinggi yang diundang termasuk dirinya.
Kedatangan Monserrate juga membawa sejumlah program kerjasama di antara kedua Negara, khususnya antara AS dengan Sulawesi Utara, termasuk perhatian terhadap bencana banjir yang sering terjadi di ibukota provinsi Sulawesi Utara dan penanganan lingkungan. AS juga sudah memproklamirkan sejumlah bantuan pendidikan di Sulawesi Utara yakni program

 ”YES” bagi seratus orang lulusan SMA se Indonesia untuk bisa mengikuti penukaran pelajar selama setahun di Amerika Serikat dan dibiayai dan nanti adapula orang Amerika yang datang ke Indonesia serta “Peace Corps”. Jadi, terbuka kesempatan bagi masyarakat Sulut yang ingin bergabung dalam program dengan pemerintah AS.

 Diakhir acara, Rektor UN mengambil waktu khusus untuk memperkenalkan UN lebih dekat kepada Konsul Jendral Amerika  dan saling tukar kartu nama. Rektor bermohon agar mahasiswa maupun dosen yang akan diupgrade ke Amerika kiranya bisa dipermudah untuk mendapatkan izin tinggal untuk belajar di negeri Paman Sam itu. Konsul Jendral sangat mengapresiasi akan permintaan rektor UN, mudah-mudahan bisa terealisasi demikian harapan rektor UN sampil foto bersama dan pamitan pulang

http://www.kadnet.org/web/index.php?option=com_content&view=article&id=4399&catid=36&Itemid=50

——————————————————————————–
.

Rizky Angkat Bentor Jadi Maskot Kotamobagu

SAURAMANADO, Kotamobagu : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Rizal Manoppo dan Lucky Mangkey(Rizky) usungan 14 partai gabungan non seat sudah memiliki berbagai program yang berbasis masyarakat. Saat ditanya mengenai rencana mereka untuk menata kendaraan andalam kota Kotamobagu, bentor rupanya pasangan ini visi yang jauh ke depan, menjadikan kota nenas tersebut sebagai kota bentor pertama di dunia.

“Kami akan mewujudkan Kotamobagu menjadi kota Bentor pertama di dunia”, ujar Lucky Mangkey. Menurutnya, bila terpilih nanti, pasangan Rizky berkomitmen membangun jalur koridor khusus bentor.

Meski belum melewati tes kesehatan namun pasangan Rizky optimis akan lolos menjadi salah satu kontestan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013–2018.

“Intinya, kita tinggal menunggu juga hasil pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu. Tapi kami yakin, akan bisa tampil dan bertarung dengan kandidat-kandidat lain”, katanya.

Sebelumnya hal senada dikatakan Rizal Manoppo, saat dihubungi via selulernya. Dia menyebutkan, meski belum sempat mengikuti tes kesehatan, namun khusus untuk pasangan Rizky mendapatkan toleransi dari KPU dalam melakukan tes kesehatan. “Pargab mendapat toleransi, tes kesehatan kandidat nanti menyusul. Karena, ada pergantian pasangan calon”, tandasnya. Sebelumnya, pasangan Tamang (Toan Tongkasi dan Lucky Mangkey) diganti oleh Pargab dengan pasangan Rizky (Rizal Manoppo dan Lucky Mangkey). /eg

 

Mangkey Kritik Pilkada Ajang Politik Transaksional

Sambutan Rektor UN Manado Lucky Mangkey, SE,M.Kom Pada Acara Wisuda Angkatan XIV

SUARAMANADO, Kotamobagu : Tujuan demokrasi politik adalah kesejahteraan. Sayangnya faktanya hal ini seperti jauh panggang dari api, kekuasaan politik berbanding terbalik dengan kesejahteraan rakyat.

 

Hal ini yang diungkap oleh Lucky Mangkey, M. Kom kepada SUARAMANADO.com usai mendaftarkan diri sebagai Calon Wakil Walikota dari partai gabungan non seat (tanpa kursi).

Keterpanggilan dirinya untuk maju dalam pentas kontestasi politik di Kotamobagu karena selama ini melihat adanya anomali politik dalam proses demokrasi. Hal ini, menurutnya sebetulnya sangat disadari oleh semua masyarakat. Acapkali berganti pemimpin, setiap kali itu pula rakyat hanya menjadi korban janji muluk para elit politik.

“Lihat saja bagaimana money politik dipraktekan secara kasat mata di panggung demokrasi kita. Bukan malu, takut atau rasa bersalah, malah para elit dan masyarakat sudah menjadikan money politik sebagai nilai positif (etis, red) dalam proses berpolitik”,ujar rektor Universitas Nusantara ini.

Keanehan seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan. dan rakyat yang terus menjadi korban harus diadvokasi agar jangan berselingkuh dengan proses pembodohan ala elit politik yang hanya menakar suara rakyat dengan sejumlah uang puluhan dan ratusan ribu.

“Bagi saya, politik tetaplah cara terbaik untuk mencapai kekuasaan, tapi politik transaksional akan menemukan ajalnya asalkan rakyat bisa melek politik”,tandas ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer (APTIKOM) SULUT.

Karena itu, bagi Mangkey, meski mengerti bahwa pertarungan di kontestasi politik Kota Kotamobagu alot, namun dirinya optimis dia dan pasangannya, Toan Tongkasi akan mampu memenangkan hati rakyat dan menjadi tonggak bagi peneggakan demokrasi yang sebenarnya. (fer)

Pasangan RIZKY Siap Roketkan Kotamobagu

Acara Forum Rektor Indonesia di Semarang

SUARAMANADO, Kotamobagu : Proses pemilihan Walikota Kotamobagu yang sudah bergulir tampaknya mulai memasuki tahap yang sangat menegangkan. Sejumlah tim sukses dari pasangan calon gencar berkampanye.

Sejumlah strategi, baik yang sifatnya charity (amal), iklan koran, pemasangan baliho hingga ke strategi perekruktan orang-per orang sudah digelontorkan. Agak berbeda dengan pasangan Ir. Rizal S.S. Manoppo, M.Si dan Lucky Mangkey, SE. M.Kom atau yang kini akrab disapa RIZKY.

Mereka justru punya strategi jitu. “Pencitraan penting, tapi yang lebih penting adalah integirtas figur”,ungkap Mangkey yang juga dikenal sebagai tokoh Teknologi Informatika (TI) SULUT.

 

Rektor UN Lucky Mangkey, SE, M.Kom

Sebagai rektor Universitas Nusantara (UN), Mangkey paham persis bahwa untuk memajukan kotamobagu bukan pada slogan, jargon bahkan retorika politik. “Kita sudah kenyang dengan janji-janji politik selama ini, indikator apa yang bisa meyakinkan bahwa mereka telah berhasil memajukan Kotamobagu?”,tandas ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer dan Informatika (APTIKOM) SULUT.

Menurutnya, tentu semua itu masih debatable, tapi indikator apapun menyatakan bahwa tidak ada prestasi yang luar biasa yang lahir dari tokoh-tokoh politik yang tengah bertarung sekarang. Yang ada Kotamobagu bergerak maju karena kreativitas masyarakatnya sendiri. “Kalau ibarat pesawat, kotamobagu diseting dengan auto pilot, dan pilot dan copilotnya justru tertidur”,tegas Mangkey.

Karena itulah alasan kenapa dirinya bersama pasangan calon walikota Ir. Rizal Manoppo, M.Si maju pada kontestasi politik Kotamobagu untuk memberikan alternatif pilihan yang justru memperkaya demokratisasi di Kotamobagu.

“Orang Kotamobagu itu orang yang cerdas. Rakyat tahu apa pilihan mereka, tapi kita harus fair, dan memberi teladan yang baik sehingga proses demokrasi di Kotamobagu benar-benar bertujuan mulia untuk kemajuan Kotamobagu itu sendiri”,katanya.

Karena itu pasangan RIZKY dengan integritas serta program yang jelas, keduanya akan mendapat simpati dari masyarakat. Beberapa program yang bakal digagas seperti Kotambagu cyber city (kota dengan internet gratis), program seribu sarjana (beasiswa untuk seluruh mahasiwa S1 asal kotamobagu), serta pemberdayaan ekonomi kecil. “Kemajuan negara-negara maju seperti China, Jepang, Malaysia, India justru karena mereka berkomitmen dengan dunia pendidikan. Yang kita butuhkan adalah guru yang berkualitas, lembaga pendidikan yang kredibel, serta masyarakat yang cerdas. Kalau itu kita bisa lakukan, dalam waktu 5 Tahun, Kotamobagu sebagai ibukota Propinsi Bolmong Raya, akan mampu bersanding dengan ibu kota propinsi tetangga, Manado”,jelas pasangan Calon termuda ini.

Dengan keyakinan, komitmen dan integritas, keduanya yakin, Kotamobagu dapat berdiri tegak sebagai kota terdepan di Indonesia Timur. (rey)

Harley A. B. Mangindaan, Mengunjungi MPLIK di HPN

SUARAMANADO, Manado: Wakil Walikota Kota Manado Harley Alfredo Benfica Mangindaan memastikan kesiapan infrastruktur ICT di lokasi acara puncak HPN di Manado. Kota Manado harus menjadi tempat yang menyenangkan, penuh kesan termasuk penggunaan ICT.

Sebelum kedatangan orang nomor satu di Indonesia, panitia telah berupaya semaksimal mungkin untuk mendukung acara HPN agar berjalan sukses. Dinas Kominfo SULUT yang mimbidangi ICT Bpk. Johny Rembet harus menyiapkan peralatan MPLIK di lokasi acara. Melihat kemampuan MPLIK yang hanya 256 kbps maka rembet menggandeng media SUARAMANADO sebagai anak perusahaan dari INFOTEK Multimedia untuk mensponsori bandwith internet sebesar 20 Mbps.

Dengan kecepatan tersebut, semua media yang berada di lokasi acara puncak HPN dapat melakukan video streaming (live) dari acara ini. Beberapa hari sebelum acara nampak peralatan para wartawan sudah pada konek ke BTS (Base Transfer Station) demikian papar Rembet. H-1 sebelum kedatangan RI One memang kita ada kesulitan teknis penempatan AP (Acces Point) khususnya di dalam ruangan karena harus berhadapan dengan security pasukan pengawal presiden namum sampai acara berlangsung semua berjalan dengan baik tanpa ada kendala dengan peralatan radio frequency jammer demikian papar teknisi dari Infotek Bpk. Nielson Assa.

Dilain pihak, Bapak Wakil Walikota Manado sangat peduli dengan peralatan ICT. Sebelum kedatangan RI 1, wawali beberapa kali mengecek MPLIK dan kesiapan ICT di lokasi acara penutupan HPN. Setelah acara selesai Pak Wawali juga mampir di MPLIK untuk mengecek jika ada kendala selama acara berlangsung. Pak wawali memang peduli ICT demikian papar beberapa teknisi Dinas Perhubungan Prov. SULUT yang khusus melayani tamu dan peserta HPN yang membutuhkan internet.

Nampak juga wawali bercakap-capak dengan CEO Infotek Lucky Mangkey bersama Bpk. Johny Rembet penanggung jawab MPLIK Prov. SULUT untuk kesiapan kolaborasi penanganan ICT untuk acara-acara besar yang akan dilaksanakn di Kota Manado. Mangkey yang juga ketua APTIKOM SULUT bersedia mendukung program pemerintah khususnya di bidang ICT. Dalam waktu dekat, sebagai wujud pengabdian masyarakat kampus, saya bersama teman-teman APTIKOM SULUT akan membuat program pengembangan Server Web untuk mengisi konten-konten lokal Kota Manado papar Mangkey yang juga adalah Rektor UN.

Untuk memulai program ini, Wawali Kota Manado Bpk. Harley Mangindaan bersama APTIKOM SULUT akan membuat pelatihan pembuatan web kepada guru-guru Kota Manado yang akan diikuti oleh siswa dan siswi. Mobil MPLIK akan digunakan secara optimal untuk berkunjung ke sekolah-sekolah di Kota Manado demikian papar rembet setelah percakapan dengan Bang Ai sapaan akrab untuk wawali.

Lain halnya dengan teknisi MPLIK, mereka sangat siap menerima kunjungan Menkominfo Bpk. Tifatul Sembiring dan ingin menunjukan kreatifitas mereka mengkolaborasi koneksi VSAT dengan Wireless menjadi internet yang powerfull. Sayang pak mentri hanya melihat kami dari jauh di depan loby ruangan Konvensi demikian harapan para teknisi.

“Workshop On Coconut Product And Market Development”

SUARAMANADO, Manado : Workshop on coconut product and market development diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk Indonesia Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Dihadiri oleh pada undangan dan utusan dari perusahaan-perusahaan swasta yang menggunakan bahan baku dari Kelapa (cocos nusifera L). di wilayah provinsi Sulawesi Utara.Beberapa dinas terkait yang mengirimkan utusannya antara lain Kepala BALITKA, Hengky Novarianto dan staff, KaDinas Perkebunan dan staff, Ka Dinas Pertanian, Universitas Samratulangi, Dedue Tooy, PhD, Kaprodi Tehnik Pertanian Universitas Nusantara Chrisla Sarwan, SP, Utusan Kamar Dagang dan Industri SULUT, Lucky Mangkey, MKom serta Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan, Sukri.

Para pembicara yang tampil yakni:

  1. Executive Director of Asian & Pacific Coconut community, Romulan N. Arancon, Jr
  2. Direktur Pengolahan hasil pertanian., Ir.Nazarudin, MM
  3. Perwakilan dari Malaysia
  4. Manager Market Development Dept,Philippine Coconut Authority, Alicia V. Fontecha
  5. Research Institute for oils and oil plants-Vietnam, Dr. Vo Van Long
  6. Head of regional development planning agency of North Sulawesi, Dr. Noldy Tuera.

Pada session pembuka (dari awal acara hingga selesai di kantor gubernur menggunakan bahasa Inggris) welcome remarks: oleh sekretaris provinsi mewakili gubernur dan opening remarks oleh dirjen pengolahan dan pemasaran hasil produk pertanian, Zainal Burhanuddin

Di sesi kedua yang dimoderatori John Tasiring, tim ahli pemerintah provinsi SULUT mulai presentasi. Pembicara pada intinya menceritakan produksi (existing condition, problems, strategi, policy, dan program), pengolahan (idem), pengembangan pemasaran (idem) tentang produk-produk pertanian.

Produk-produk hasil kelapa yang digunakan di SULUT yaitu kopra, crude coconut oil, coco cream/milk/powder, desiccated coconut, activated carbon/charcoal, mixed fibre/sabut, tempurung, VCO bahan baku kosmetik (USA Bodyshop), Nata de coco dan Coconut water/rehydrated drink/electrolyte water, biofuel/oleochemicals/coconut methyl ester (CME) serta coconut sap (neera, gula kelapa, coconut wine/arak).

Produk yang dianggap paling berpeluang untuk produk pertanian dengan low cost production adalah VCO.

Intinya, APCC ingin meningkatkan pendapatan petani kelapa di Asia Pasifik dengan memberikan media sebagai perantara antara pembeli dan petani. Jumlah produk-produk kelapa di Asia Pasifik diperhitungkan sangat rendah dibandingkan dengan kebutuhan pasar.

Filipina merupakan produsen kopra kedua terbesar setelah Indonesia namun menjadi pengekspor karena di sana hanya sebagian kecil produk kelapa yg digunakan untuk biodiesel dan minuman elektrolit, sisanya di export. Saat ini Filipina memiliki proyek pengekspor air kelapa yg digunakan sebagai bahan dasar rehydrated drinks.

Produksi kelapa Indonesia relatif stabil, namun akhir-akhir ini terjadi pengurangan produksi karena serangan hama & penyakit dan juga banyak para petani yang menebang pohonnya karena tidak menjadi penyumbang utama dalam pendapatan petani.

Strategi yang perlu dilakukan yaitu rehabilitas perkebunan existing, intensifikasi/optimalisation, pengembangan kelompok tani, pengadaan site manager, pengendalian hama penyakit terpadu, penyediaan infrastruktur dan peningkatan qualitas produk.

Adapun kebutuhan dunia akan kelapa dan produk-produknya tinggi, tapi menurut data yang ada hingga saat ini 2011, negara-negara penghasil kelapa terbesar didunia tetap belum dapat memenuhi kebutuhan pasar yang begitu besar tiap tahunnya.

Di Asia sendiri para pemakai kelapa dan produk-produknya yaitu Malaysia, China, Korea, Singapura, Pakistan, Japan, Australia, Uni Emirate Arab dan Saudi Arabia. di Eropa dan Amerika yakitu Jerman, Inggris, Belgia, Belanda, Itali, Perancis, USA, Canada dan Brazil.

Session ke-3 difokuskan pada diskusi kelompok yang berfokus pada establisment pengembangan kelapa.

Melihat Indonesia sebagi penghasil kelapa terbesar di dunia dan Sulawesi utara sebagai salah satu lumbung produksi kelapa maka kedepan Sulawesi utara akan menjadi pemimpin pasar dalam produk kelapa demikian papar Christian Pua, SE, MBA Ketua KADIN SULUT saat dihubungi SUARAMANADO di Sintesa Peninsula Hotel Manado.

Acara hari ditutup dengan jamuan makan malam di rumah gubernur dengan host Gubernur Sulut SH. Sarundajang.