Rizky Angkat Bentor Jadi Maskot Kotamobagu

SAURAMANADO, Kotamobagu : Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Rizal Manoppo dan Lucky Mangkey(Rizky) usungan 14 partai gabungan non seat sudah memiliki berbagai program yang berbasis masyarakat. Saat ditanya mengenai rencana mereka untuk menata kendaraan andalam kota Kotamobagu, bentor rupanya pasangan ini visi yang jauh ke depan, menjadikan kota nenas tersebut sebagai kota bentor pertama di dunia.

“Kami akan mewujudkan Kotamobagu menjadi kota Bentor pertama di dunia”, ujar Lucky Mangkey. Menurutnya, bila terpilih nanti, pasangan Rizky berkomitmen membangun jalur koridor khusus bentor.

Meski belum melewati tes kesehatan namun pasangan Rizky optimis akan lolos menjadi salah satu kontestan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013–2018.

“Intinya, kita tinggal menunggu juga hasil pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu. Tapi kami yakin, akan bisa tampil dan bertarung dengan kandidat-kandidat lain”, katanya.

Sebelumnya hal senada dikatakan Rizal Manoppo, saat dihubungi via selulernya. Dia menyebutkan, meski belum sempat mengikuti tes kesehatan, namun khusus untuk pasangan Rizky mendapatkan toleransi dari KPU dalam melakukan tes kesehatan. “Pargab mendapat toleransi, tes kesehatan kandidat nanti menyusul. Karena, ada pergantian pasangan calon”, tandasnya. Sebelumnya, pasangan Tamang (Toan Tongkasi dan Lucky Mangkey) diganti oleh Pargab dengan pasangan Rizky (Rizal Manoppo dan Lucky Mangkey). /eg

 

Malam Ini, Ribuan Warga Kawanua Bakal Tumpah Ruah di Minahasa Utara

SUARAMANADO, Minut : Ribuan warga Kawanua sedunia bakal bertemu muka ‘bakudapa’ di sebuah hotel berbintang di kabupaten Minahasa Utara dalam acara Kawanua Bakudapa Sedunia II. Acara yang dirangkai dengan ibadah Natal ini bakal dibuat spektakuler dengan berbagai pementasan seni daerah ini.

“Acara bakal dimulai dengan atraksi kesenian Maengket dari Polda Sulawesi Utara, kemudian Refleksi Natal: Kita Pulang Kampung”, ungkap Lucky Mangkey, salah seorang panitia Kawanua Bakudapa Sedua II kepada SUARAMANADO Jumat sore (29/12).

Selanjutnya, menurut Mangkey, sejumlah kelompok musik orchestra tradisional dan paduan suara nomor satu di daerah ini bakal melantunkan berbagai lagu-lagu Natal, antara lain kelompok music bamboo, music kolintang dan paduan suara Unima yang telah memenangkan berbagai kompetisi internasional di bidang musica sacra.

Dari daftar acara yang beredar, gubernur Sulawesi Utara bakal memberikan sambutan kepada warga Sulawesi Utara yang juga dikenal dengan Kawanua yang datang dari berbagai pelosok dunia, baik dari Eropa, Amerika hingga dari berbagai bagian di tanah air sendiri.

(egy/red)
Penulis: egy
Editor: Redaksi SuaraManado.com

http://www.suaramanado.com/berita/manado/sosial-budaya/2012/12/5816/malam-ini-ribuan-warga-kawanua-bakal-tumpah-ruah-di-minahasa-utara

——————————————————-

Laksari Rektor UN dan Ketua Dewan Pers Nasional Menjadi Narasumber Raker RRI

Bertempat di lantai 6 Hotel Aryaduta Manado, berlangsung Rapat Kerja Akhir
Tahun LPP RRI Seluruh Indonesia yang diikuti oleh 65 orang Kasatker, Dewan
Pengawas dan Direksi. Raker yang berlangsung sejak tanggal (19/10) Oktober dan berakhir tanggal 21 Oktober ini berlangsung bersamaan dengan acara
Pemilihan Bintang Radio Tingkat Nasional yang pelaksanaannya dari tanggal
19 sampai 25 Oktober yang dipusatkan di Manado.

Hari kedua Raker, panitia menghadirkan 2 orang narasumber dari luar RRI,
yang pertama adalah Ketua Dewan Pers Nasional Bagir Manan yang juga adalah mantan Ketua Mahkamah Agung dan Lucky Mangkey, Laksari Rektor Universitas Nusantara Manado. Konon, harusnya hari kedua ini RRI menghadirkan satu lagi narasumber, yaitu kepala Lemhanas namun mendapat panggilan mendadak sehingga harus segera kembali ke Jakarta.

Bagir Manan yang mendapatkan kesempatan pertama membawakan makalahnya mengatakan bahwa menjadi tugas pers untuk membentuk
kepribadian-kepribadian yang tangguh. Pers harus memastikan tegaknya
hak-hak warga negara dan bukan hanya hak-hak penguasa. Lebih lanjut Bagir
mengatakan bahwa RRI dan semua profesi pers harus menjalankan fungsinya
dengan adil dan jujur. Setelah sesi tanya jawab, Bagir dengan tegas
mengatakan bahwa pada berbagai kesempatan, saya sering mengatakan kepada aparat keamanan, bila ada wartawan yang memeras, tangkap saja, apalagi mereka yang tergolong wartawan aspal. Bagir juga mengingatkan bahwa memang pers dan penguasa tidak akan pernah bisa berteman secara permanen.

Pada sesi kedua, Lucky Mangkey memberikan beberapa tips praktis kepada
para peserta raker sehubungan dengan topik Penguatan LPP RRI Sebagai
Pembangun Karakter Bangsa. Lucky mengatakan untuk membuat perubahan
karaketer bangsa sehingga lebih maju harus dimulai dari diri sendiri. Kita
tidak bisa merubah orang lain kalau diri kita belum berubah. Untuk memulai
perubahan, lakukanlah dulu dari hal-hal yang kecil baru kemudian yang
besar. Laksari Rektor UN juga menantang RRI untuk keluar dari terali besi
dan bersaing dengan dunia luar, dengan media asing yang sudah lebih dahulu
maju. Tunjukkan jati diri RRI. Tidak salah ATM (Ambil, Tiru, Modifikasi)
namun dengan ciri khas RRI. Lucky juga mengingatkan supaya tidak hanya
memperhatikan perbedaan pendapat dan tidak maju-maju, “jangan tunggu semua sempurna untuk jalankan program tapi jalankan saja program dan secara perlahan lakukan perobahan”.

Para peserta raker sore hari itu (20/10) sangat mengapresiasi, masukan-masukan yang dibawakan oleh Lucky Mangkey sehingga setidaknya dua orang peserta raker yang memberikan pendapat, yang pertama berharap Lucky Mangkey menjadi pemerhati RRI dan kedua membuka kesempatan kepada beliau untuk mewujudkan keinginan waktu kecil untuk menjadi reporter.
Di kesempatan yang lain, ketika Humas UN Herschel Najoan berbincang dengan FX Triwiyono Gunawan, kepala LPP RRI Manado, beliau menawarkan untuk kerja sama yang lebih luas dengan kalangan universitas dalam hal ini Universitas Nusantara Manado. Mari kita bicarakan kerjasama apa yang bisa kita lakukan, kalau mahasiswa mau jadi reporter, silahkan saja, demikian ungkap FX. Triwiyono. Hal ini tentu disambut baik oleh Humas UN yang berjanji akan mengusahakan mengatur waktu membicarakan kerjasama dimaksud.

Kawanua Diaspora Bernostalgia di Alam Minahasa

Bakudapa Kawanua Sedunia di Pantai Batu Nona, Kema, Minahasa Utara

 

SUARAMANADO, Minahasa : Ratusan warga kawanua yang telah berdiaspora, hari ini menjejali alam tanah Minahasa yang indah nan elok. Beberapa Bus bantuan Polda SULUT yang mengangkut para Tou Minahasa perantauan nampak antusias bernostalgia di tanah lelulur mereka, di Minahasa Raya.

 

Diantaranya, Sisca Spoel yang kini berkewarganegaraan Amerika Serikat sungguh tak henti-hentinya mengekspresikan kegembiraannya dengan menikmati setiap acara yang telah disiapkan oleh panitia Bakudapa Kawanua Sedunia. Ada pesta makan ala orang Minahasa yang digelar diatas daun pisang, pertunjukkan musik kolintang, dansa, hingga performance grap-grap yang sungguh sangat menghibur.

“Kalau acaranya seperti ini, tiap taong lei boleh qta mo pulang kampung”,ujarnya sambil terkekeh-kekeh.

Bukan itu saja, para peserta juga diajak naik boat untuk mengitari panorama keindahan pantai Batu Nona. dan benar saja, para peserta terkagum-kagum dengan keindahan alam pantai Batu Nona. “Luar biasa ciptaan Tuhan untuk orang Minahasa ini, alamnya indah dan eksotik, kekayaan alamnya sungguh memanjakan orang Minahasa Raya”,sergah Rita peserta tour pantai BKS II yang kini bermukim dari Belanda.

Suasana siang hingga sore hari terasa begitu cepat berlalu lantaran semua peserta telah terbawa suasana kegembiraan yang sangat menghibur. Sebelumnya, peserta juga ikut melakukan penanaman pohon di hutan Kenangan, di Minahasa Utara.

Tak heran, sejumlah peserta dari Jakarta, Surabaya, Bali, Belanda, dan Amerika Serikat pun merasa puas dengan acara tour pantai ini. Acara BKS II akan dilanjutkan pada besok hari dengan wisata alam pegunungan di Tomohon. Karena itu, menurut panitia, Vanda Rorimpandey, John Tasirin dan Merry Karouwan, mengharapkan agar peserta yang belum sempat mengikuti kegiatan wisata pantai dapat bergabung pada acara wisata pegunungan besok hari. “Tour wisata pegunungan juga telah kami siapkan format acara yang sangat menghibur, santai, sambil merenungi anugerah Tuhan di tanah Minahasa”,ujar Veldy Umbas dan Lucky Mangkey yang juga panitia BKS II. (R01)

http://www.suaramanado.com/berita/manado/sosial-budaya/2012/12/5769/kawanua-diaspora-bernostalgia-di-alam-minahasa

——————————————————–

http://www.pustakalewi.net/?mod=berita&id=9755