Mangkey: Manfaatkan Internet dengan Sehat

Foto ilustrasi.

SUARAMANADO, Manado : Tren internet di kalangan pelajar dan mahasiswa merupakan pertanda meningkatnya dayasaing di era global saat ini. Fasilitas internet yang disediakan di sekolah-sekolah menunjukkan kredibilitas sekolah. Namun, dalam penggunaannya, masih banyak siswa bahkan mahasiswa yang membuka situs-situs yang tidak bermanfaat bahkan tidak patut dan kriminal. Hal ini tanpa sadar dapat menuntun penggunanya bahkan secara komunal kepada perilaku negatif.

Lucky Mangkey, MKom, ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) SULUT yang membidangi telematika, mengingatkan pentingnya kesadaran dari dalam diri dan pengawasan lingkungan, yaitu orang tua dan guru terhadap penggunaan internet oleh siswa dan mahasiswa. Menurutnya, banyak pemuda-pemudi SULUT yang mengisi waktu luang dengan membuka situs-situs porno dan melihat informasi terbaru para selebriti dan artis mancanegara. Bahkan, ada yang menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar dengan menelusuri berbagai macam game online yang disediakan secara gratis di situs-situs terkemuka dunia.

“Keberadaan anak, baik siswa dan mahasiswa dalam penelusuran di dunia maya atau dunia cyber dalam era global seperti saat ini merupakan hal yang tidak bisa ditolak. dengan masuk ke internet, kita dapat masuk ke dalam pusat informasi dan teknologi yang sambung menyambung”, urai Mangkey.

Ditekankan Mangkey tentang pentingnya fasilitasi dari orang tua atau guru untuk mengawasi dan menuntun anak dalam penelusuran di dunia cyber, karena menurutnya, dunia negatif dan putih dalam dunia cyber hanya di bawah jari-jari tangan. “dengan meng’klik saja, kita bisa masuk ke dalam suatu dunia yang menawarkan berbagai macam informasi dan fasilitas modern, negatif dan positif. Tergantung kita mau pilih yang mana”, tuturnya.

Menurut pria yang beberapa kali menghadiri seminar IT tingkat nasional dan internasional ini, sangat banyak hal positif yang bisa ditelusuri dalam dunia cyber, seperti informasi tentang pendidikan, pelatihan, perkembangan dunia, bahkan situs pertemanan untuk membina hubungan sosial dan komersial. “Dewasa ini, orang bisa mencari uang lewat dunia maya”, ingatnya. Sehingga, menurutnya, pandai-pandailah mengambil keuntungan dari dunia yang tidak nyata namun nyata tersebut.

Sangat disayangkan, jika waktu-waktu berharga yang dimiliki anak-anak sekolah dihabiskan untuk bermain game saja atau membuka situs-situs tidak patut seperti situs porno, situs seks, atau membaca informasi-informasi yang tidak mendidik. Karenanya, menurut Mangkey, sebisa mungkin orang tua harus bisa mendampingi dan menuntun anak dengan bijaksana dalam penelusuran di dunia maya.

Kalau di negara Cina, sejumlah situs bisa diblok pemerintah jika dianggap merugikan warganya; tapi di Indonesia, segala hal di dunia maya dapat diakses dengan bebas, karenanya perlu kesadaran yang tinggi, kunci Mangkey.

Telkomsel Dinilai Tidak Profesional

logo telkomsel

SUARAMANADO, Manado : Setelah membuat bingung pengguna telpon di Sulawesi Utara pada Kamis kemarin sekitar pukul 12.00 hingga16.00 WITA karena gangguan jaringan, sampai hari ini, Jumat (8/4) perusahan penyedia jasa telekomunikasi selular Telkomsel tidak pernah menyampaikan permohonan maaf lewat media atau sms.

Beberapa pengguna jasa telekomunikasi tersebut kecewa dengan pelayanan Telkomsel yang terkesan tidak memperhatikan kerugian yang dialami pelanggannya. Kiki, pelanggan dengan nomor telepon 0812449XXXX kepada SUARAMANADO mengaku sangat kecewa dengan pelayanan Telkomsel. Kiki pada Kamis siang kemarin sedang mengadakan janji dengan pelanggannya di Jakarta tiba-tiba tidak dapat berkomunikasi lagi karena gangguan. Menurut Kiki, kejadian putusnya sambungan telepon Kamis kemarin membuat mitra bisnisnya kecewa seolah-olah HPnya dimatikan sengaja, padahal jaringan telponlah yang bermasalah.

Pengalaman lain dikisahkan Ibu Eva yang tinggal di kawasan Paal Dua yang ketika jaringan terputus sedang menunggu berita akhir terkini tentang pengobatan medis salah seorang anggota keluarganya yang sedang dirawat intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta. Ketika dirinya dan keluarga di Manado sedang tegang-tegangnya menunggu kabar terakhir, saluran telepon macet dan komunikasi terputus hampir empat jam.

Pakar Telematika dari Universitas Nusantara Manado, Lucky Mangkey, M.Kommenjelaskan tentang profesionalsime dan kewajiban perusahaan penyedia jasa telekomunikasi untuk memberitahukan lebih awal jika ada perbaikan jaringan telekounikasi kepada pelanggan.

“Minimal beberapa jam sebelum melakukan pemutusan atau perbaikan jaringan harus ada pemberitahuan kepada pelanggan. Jika ada rencana pengembangan kapasitas atau pengembangan peralatan di BTS (BASE TRANSCEIVER STATION), maka perusahaan wajib memberitahukan kepada semua pelanggan lebih awal lewat pengumuman di media masa atau pemberitahuan tertulis lewat SMS, e-mail atau surat.

Menyinggung tentang pelayanan salah satu perusahan jasa telekomunikasi terbesar di Manado, Telkomsel, Lucky mengharapkan agar Telkomsel yang sudah memiliki layanan dan jaringan sampai ke internasional ini tentunya akan mengumumkan kepada semua pelanggan tentang gerangan apa yang terjadi Kamis siang. Mangkey mengaku sangat yakin dengan kualitas pelayanan Telkomsel karena selama bepergian ke luar negeri dirinya mendapatkan pelayanan yang prima dari penyedia jasa telekomunikasi itu dibandingkan dengan penyedia jasa selular lainnya yang digunakan teman-teman dari Indonesia.

Pengurus KADIN Sulut Dilantik

SUARAMANADOPelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulut masa bakti 2010 hingga 2015 hari ini dilaksanakan di Grand Ballroom Peninsula Hotel Manado.

Dewan Pengurus terdiri atas Ketua Dewan Penasehat, Ir. A.L. Dendeng, Ketua Dewan Pertimbangan, Victor Rantung, SE dan Ketua Dewan Pengurus, Christian Pua, SE., MBA.

Pelantikan ini sendiri dilakukan oleh wakil ketua umum Kadin Indonesia, Ir. Adi Putra Tahir. Dalam acara tersebut, sambutan mewakili gubernur Sulut dilakukan oleh Drs. Sammy Parengkuan yang juga sebagi Kepala Dinas Perindustrian Propvinsi Sulawesi Utara.

Acara pelantikan ini selain dihadiri oleh delegasi dari KADIN Indonesia, juga di hadiri oleh seluruh pimpinan teras KADIN di setiap kabupaten/Kota di Sulawesi Utara. Selain itu turut juga hadir beberapa kandidat Caon Ketua Umum KADIN Indonesia.

Sebelum acara, undangan dan pengurus menikmati sajian menu ala eropa kesukaan mantan diplomat yang sekarang ini menjadi ketua umum KADIN Sulut, Christian Pua, SE, MBA.

Dalam sambuatannya, Pua mengharapkan dukungan dan sokongan dari pengurus untuk maju bersama membangun organisasi ini lebih maju dan lebih baik lagi. Mantan diplomat ini akan mengupayakan para pelaku industri di Sulut untuk bisa lebih baik lagi memperkenalkan produknya di negara lain. Untuk mewujudkan impiannya itu, Pua telah membentuk tim yang tangguh. Upaya pertama untuk memperkenalkan dunia industri yang berada di Sulut ini yakni menggunakan teknologi informasi. Paling tidak, usaha yang dimiliki pengurus KADIN Sulut semuanya akan diupayakan secara online. Tentunya mendapat akses internet 24 jam yang murah, demikian papar wakil ketua membidangi telematika KADIN Sulut, Lucky Mangkey, M.Kom mengamini peryataan Pua.

http://berita.suaramanado.com/index.php?option=com_content&view=article&id=898:pengurus-kadin-sulut-dilantik&catid=34:manado&Itemid=53

————————————————————-

http://www.manadotoday.com/tahir-lantik-pengurus-kadin-sulut

————————————————————————-

KADIN SULUT Berharap Hubungan Perdagangan SULUT dengan Negara Tetangga

SUARAMANADO, Manado : Committee of Permanent Representatives to ASEAN (CPR) Meeting sedang berlangsung di Manado, tepatnya di hotel Sintesa Peninsula. Pertemuan ini diikuti oleh delegasi dari Brunai Darusalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapore, Thailand, Vietnam dan duta besar Jepang untuk ASEAN. Pertemuan ini dihadiri pula oleh pejabat dari Sekretariat ASEAN yaitu Deputy Secretary ASEAN untuk Politik dan Keamanan, Deputy Secretary bidang Ekonomi dan Deputy Secretary bidang Community dan Corporate Affair.

Dalam pertemuan Rabu kemarin, delegasi Indonesia yang dipimpin oleh George Lantu, wakil tetap Indonesia untuk Asean yang bertindak sebagai pemimpin rapat didampingi pula oleh Lucky Mangkey sebagai salah seorang wakil ketua Kadin SULUT dan beberapa anggota Kadin lainnya. Menurut Lucky Mangkey yang saat ini juga sebagai Laksari Rektor Universitas Nusantara, bahwa pertemuan ini sangat penting bagi para pengusaha Indonesia khususnya dari Sulawesi Utara untuk membuka peluang usaha dengan negara-negara ASEAN yang lain termasuk Jepang.

Lebih lanjut Lucky mengatakan bahwa menjadi harapan kita di Sulawesi Utara, ke depannya perdagangan dengan negara tetangga dapat dilakukan secara langsung. Pengiriman barang yang selama ini harus meliwati Jakarta atau Surabaya dan Singapura dapat secara langsung dari Sulawesi Utara. Akan diusahakan pula ada jaringan telekomunikasi dari Talaud ke Philipina namun sudah tentu semua itu dibutuhkan investasi yang tidak kecil. Dukungan penuh dari pemerintah akan menjadi pendorong kuat bagi berkembangnya dunia usaha khususnya di Sulawesi Utara. Seorang peserta yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pertemuan ini diharapkan akan memudahkan dan memperkuat hubungan dengan dunia usaha di kawasan ASEAN.
di tempat yang sama, ketua kadin Minahasa Utara Danny Pesik mengatakan bahwa dunia usaha di Sulawesi Utara sangat mengharapkan pemerintah membuka kembali jalur perdagangan dengan Negara-negara Asean khususnya Philipina. Sekitar 6 tahun terakhir ini, jalur perdagangan dengan Negara tetangga ditutup yang berdampak pada ditutupnya pula jalur penerbangan dan jalur laut dengan Philipina. Hal ini berdampak pada menurunnya income dunia usaha di SULUT.

Lebih lanjut Danny mengatakan perdagangan hasil laut dan pertanian khususnya jagung di waktu yang lalu adalah peluang usaha yang menguntungkan bagi dunia usaha SULUT apalagi yang ada di perbatasan dengan Philipina namun setelah ditutup, semua gigit jari. Bayangkan saja waktu lalu sembako dan berbagai barang dagangan dari SULUT dengan mudah didapat dari SULUT, banyak pengusaha dari Davao dan General Santos mengadakan meeting di Manado dan begitu pula sebaliknya namun itu semua sudah berlalu. “Kami berharap pemerintah meninjau ulang policy yang sudah dibuat sehingga dunia usaha Sulawesi Utara dapat kembali bangkit”, ujarnya.